Difference between revisions of "WiFi: Mengarahkan Antenna"

From OnnoWiki
Jump to navigation Jump to search
Line 1: Line 1:
 
[[Image:Gps1.jpg|left|200px|thumb|Garmin eTrex GPS sedang mengukur posisi di Monas Jakarta]]
 
[[Image:Gps1.jpg|left|200px|thumb|Garmin eTrex GPS sedang mengukur posisi di Monas Jakarta]]
 
Salah satu kerjaan yang paling berat yang harus dilakukan di lapangan adalah mengarahkan [[antenna]] ke arah yang benar untuk memperoleh sinyal yang maksimal.
 
Salah satu kerjaan yang paling berat yang harus dilakukan di lapangan adalah mengarahkan [[antenna]] ke arah yang benar untuk memperoleh sinyal yang maksimal.
 +
 +
==Menggunakan GPS==
  
 
Alat yang paling banyak membantu adalah penerima [[Global Positioning System]] ([[GPS]]) untuk memperoleh informasi yang tepat dari lokasi kita. Sebuah penerima [[GPS]] handheld, seperti, eTrex yang di buat oleh GARMIN, dapat memberikan informasi lokasi sampai dengan ketelitian 10-15 meter. Harga dari penerima [[GPS]] handheld adalah sekitar US$120-350. Semakin mahal harga alat biasanya semakin teliti dari memberikan koordinat maupun elevasi.
 
Alat yang paling banyak membantu adalah penerima [[Global Positioning System]] ([[GPS]]) untuk memperoleh informasi yang tepat dari lokasi kita. Sebuah penerima [[GPS]] handheld, seperti, eTrex yang di buat oleh GARMIN, dapat memberikan informasi lokasi sampai dengan ketelitian 10-15 meter. Harga dari penerima [[GPS]] handheld adalah sekitar US$120-350. Semakin mahal harga alat biasanya semakin teliti dari memberikan koordinat maupun elevasi.
 +
 +
==Menggunakan GoogleMaps==
  
 
[[Image:Bearing4.jpeg|right|200px|thumb|Posisi Istana Negara dari GoogleMaps]]
 
[[Image:Bearing4.jpeg|right|200px|thumb|Posisi Istana Negara dari GoogleMaps]]

Revision as of 09:54, 3 February 2010

Garmin eTrex GPS sedang mengukur posisi di Monas Jakarta

Salah satu kerjaan yang paling berat yang harus dilakukan di lapangan adalah mengarahkan antenna ke arah yang benar untuk memperoleh sinyal yang maksimal.

Menggunakan GPS

Alat yang paling banyak membantu adalah penerima Global Positioning System (GPS) untuk memperoleh informasi yang tepat dari lokasi kita. Sebuah penerima GPS handheld, seperti, eTrex yang di buat oleh GARMIN, dapat memberikan informasi lokasi sampai dengan ketelitian 10-15 meter. Harga dari penerima GPS handheld adalah sekitar US$120-350. Semakin mahal harga alat biasanya semakin teliti dari memberikan koordinat maupun elevasi.

Menggunakan GoogleMaps

Posisi Istana Negara dari GoogleMaps

Bagi anda yang kurang beruntung & tidak mempunyai GPS kita dapat mengetahui koordinat sebuah lokasi di permukaan bumi melalui bantuan GoogleMaps http://maps.google.com. Langkah yang perlu dilakukan adalah

  • Masuk ke http://maps.google.com
  • Cari lokasi yang kita inginkan.
  • Zoom In dengan menekan tombol "+" beberapa kali.
  • Aktifkan "Satellite" dengan menekan tombol "Satellite" di kanan atas.
  • Perhatikan gambar / foto satelit baik-baik.
  • Arahkan mouse pada posisi lokasi yang di inginkan & klik kanan.
  • Pilih menu "What's here?"
  • Koordinat Tikik akan di tampilkan pada kolom di atas.

Dalam gambar contoh koordinat yang ditampilkan adalah

-6.170672,106.824188

Atau

 -6.170672 S (Lintang Selatan)
106.824188 E (Bujur Timur)

Yang merupakan posisi Istana Negara Republik Indonesia:))

Jika kita telah memperoleh koordinat dari node / lokasi antenna yang ingin kita sambungkan, maka dengan mudah dimasukan ke berbagai software perhitungan, bahkan kadang kala ada GPS yang mempunyai fasiltas untuk menghitung hal tersebut.

Menghitung Arah

Tampak pada gambar adalah fasilitas perhitungan arah antenna dan jarak yang diberikan oleh Web http://www.terabeam.com/support/calculations/lat-long.php dengan memasukan koordinat ke dua lokasi yang akan dihubungkan. Format koordinat yang di terima oleh Web tersebut adalah 40:15:35N / 40.1535N / 40:15:35 / 40.1535.

File SpreadSheet dengan perhitungan koordinat karya YB1BUL

Bagi anda yang berhasil mendownload file SpreadSheet berbagai perhitungan wireless yang tersedia di situs http://125.160.17.21/speedyorari/view.php?file=orari-diklat/teknik/2.4ghz/buku-wifi/wireless-network-calculation-2-2003.xls maka anda akan memperoleh menu di atas. Menu perhitungan ini adalah karya Ir. Mulawarman Wangsaputra YB1BUL. Pak Mula adalah seorang Amatir Radio yang aktif dan lulusan Teknik Elektro ITB.

Anda cukup memasukan koordinat dari hasil pengukuran GPS ke dua titik yang ingin anda hubungi ke dalam perhitungan, maka anda akan memperoleh arah dan jarak dari ke dua titik tersebut.

Referensi

Pranala Menarik