Difference between revisions of "WNDW: Routers and firewalls"

From OnnoWiki
Jump to navigation Jump to search
Line 44: Line 44:
 
** [[WNDW: Jaringan nirkabel 802.11 | Jaringan nirkabel 802.11]]
 
** [[WNDW: Jaringan nirkabel 802.11 | Jaringan nirkabel 802.11]]
 
** [[WNDW: Jaringan Mesh dengan OLSR | Jaringan Mesh dengan OLSR]]
 
** [[WNDW: Jaringan Mesh dengan OLSR | Jaringan Mesh dengan OLSR]]
** [[WNDW: Mesh routing dengan olsrd | Mesh routing dengan olsrd]]
 
** [[WNDW: Menggunakan OLSR pada Ethernet dan banyak interface | Menggunakan OLSR pada Ethernet dan banyak interface]]
 
** [[WNDW: Mengatasi masalah | Mengatasi masalah]]
 
 
** [[WNDW: Memperkirakan kapasitas | Memperkirakan kapasitas]]
 
** [[WNDW: Memperkirakan kapasitas | Memperkirakan kapasitas]]
 
** [[WNDW: Perencanaan Sambungan | Perencanaan Sambungan]]
 
** [[WNDW: Perencanaan Sambungan | Perencanaan Sambungan]]

Revision as of 08:36, 11 September 2009

Sementara hub dan switch menyediakan konektivitas pada segmen jaringan lokal, tugas sebuah router adalah untuk meneruskan paket antara segmen jaringan yang berbeda. Sebuah router biasanya memiliki dua atau lebih interface ke jaringan fisik. Router mungkin mendukung beberapa jenis media jaringan, seperti Ethernet, ATM, DSL, atau dial-up. Router dapat berupa perangkat keras khusus (seperti router Cisco atau Juniper) atau dapat dibuat dari sebuah PC standar dengan beberapa kartu jaringan dan software yang diperlukan.

Router dapat berada di tepi dari dua atau lebih jaringan. Sesuai definisi, router memiliki satu sambungan untuk setiap jaringan, dan sebagai mesin perbatasan router dapat mengambil tanggung jawab lain serta routing. Banyak router yang memiliki kemampuan firewall menyediakan mekanisme untuk menyaring atau redirect paket yang tidak sesuai dengan kebijakan keamanan atau persyaratan akses. Router dapat juga memberikan layanan Network Address Translation (NAT).

Routers sangat bervariasi dalam biaya dan kemampuan. Biaya terendah dan tidak fleksibel biasanya sederhana, berupa perangkat keras khusus, seringkali dengan fungsi NAT, digunakan untuk berbagi koneksi internet antara beberapa komputer. Tingkat selanjutnya adalah router berbasis perangkat lunak, yang terdiri dari sebuah sistem operasi yang berjalan pada PC standar dengan beberapa antarmuka jaringan. Standar seperti sistem operasi Microsoft Windows, Linux, BSD dan semua yang mampu routing, dan jauh lebih fleksibel dibandingkan dengan router perangkat keras khusus yang murah. Namun, router ini menderita masalah yang sama dengan konvensional PC, seperti konsumsi daya tinggi, komponen yang jumlahnya besar dan kompleks dan berpotensi tidak andal, dan proses konfigurasi yang lebih kompleks.

Router yang paling mahal biasanya berupa hardware yang khusus kelas high-end, yang dibuat oleh perusahaan seperti Cisco dan Juniper. Router ini cenderung memiliki performa lebih baik, lebih banyak fitur, dan kehandalan yang lebih tinggi daripada perangkat lunak router pada PC. Disamping itu, sangat mungkin untuk membeli dukungan teknis dan kontrak pemeliharaan untuk router ini.

Kebanyakan router modern menawarkan mekanisme untuk memantau dan mencatat kinerja jarak jauh, biasanya melalui Simple Network Management Protokol (SNMP), walaupun perangkat yang paling murah sering mengabaikan fitur ini.


Pranala Menarik