Difference between revisions of "WiFi: Grounding System"

From OnnoWiki
Jump to navigation Jump to search
 
(4 intermediate revisions by the same user not shown)
Line 11: Line 11:
 
Lightning Ground secara detail dapat dilihat di http://www.arrl.org/tis/info/lightning.html. Beberapa rekan biasanya menggunakan air di sumur bor sebagai ground yang baik. Intinya, kita harus menyediakan tempat dengan resistansi yang paling rendah bagi petir agar masuk ke jalur yang kita sediakan. Tentunya dengan adanya lightning ground ini maka diperlukan peralatan anti-petir di hubungkan ke [[kabel coax]] yang kita gunakan agar bisa menyalurkan petir ke lightning ground.
 
Lightning Ground secara detail dapat dilihat di http://www.arrl.org/tis/info/lightning.html. Beberapa rekan biasanya menggunakan air di sumur bor sebagai ground yang baik. Intinya, kita harus menyediakan tempat dengan resistansi yang paling rendah bagi petir agar masuk ke jalur yang kita sediakan. Tentunya dengan adanya lightning ground ini maka diperlukan peralatan anti-petir di hubungkan ke [[kabel coax]] yang kita gunakan agar bisa menyalurkan petir ke lightning ground.
  
[[Image:Lightning Web1.gif|left|200px|thumb|pucuk pipa di tower untuk menangkap petir]]
+
[[Image:Lightning Web1.gif|right|200px|thumb|pucuk pipa di tower untuk menangkap petir]]
[[Image:Ground web.gif|right|200px|thumb|grounding di dasar tower]]
+
[[Image:Ground web.gif|left|200px|thumb|grounding di dasar tower]]
 
Tampak pada gambar adalah sistem grounding yang biasa digunakan. Sebuah pipa 2.5 meter yang dimasukan ke tanah dapat menjadi ground. Berbagai detail asesori grounding & instalasi di perlihatkan pada gambar dari http://www.glenmartin.com/catalog/lighting.htm.
 
Tampak pada gambar adalah sistem grounding yang biasa digunakan. Sebuah pipa 2.5 meter yang dimasukan ke tanah dapat menjadi ground. Berbagai detail asesori grounding & instalasi di perlihatkan pada gambar dari http://www.glenmartin.com/catalog/lighting.htm.
  
Line 19: Line 19:
 
Sebuah pipa 2.5-meter biasanya digunakan sebagai ground. Beberapa teman biasanya membor sampai mencapai air tanah, dan memasukan kabel dan pipa sampai menyentuh air tanah tersebut.
 
Sebuah pipa 2.5-meter biasanya digunakan sebagai ground. Beberapa teman biasanya membor sampai mencapai air tanah, dan memasukan kabel dan pipa sampai menyentuh air tanah tersebut.
  
Salah satu masalah utama dari sistem grounding adalah resistansi akan naik bersama waktu. Beberapa teman biasanya meletakan pupuk urea untuk menurunkan resistansi tanah. Kalau yang cukup tega, kadangkala teknik primitif yang bisa dilakukan adalah '''''"mengencingi"''''' wilayah tempat ground tersebut!
+
Salah satu masalah utama dari sistem grounding adalah resistansi akan naik bersama waktu. Beberapa teman biasanya meletakan pupuk urea untuk menurunkan resistansi tanah. Kalau yang cukup tega, kadangkala teknik primitif yang bisa dilakukan adalah '''''"mengencingi"''''' (''maaf'') wilayah tempat ground tersebut!
  
  
Line 32: Line 32:
 
* [[Wireless Internet]]
 
* [[Wireless Internet]]
 
* [[WiFi: Sistem Pendukung]]
 
* [[WiFi: Sistem Pendukung]]
 +
* [[WiFi: Tower Untuk Infrastruktur WiFi]]
 +
* [[Ijin Tower]]
 +
* [[WiFi: Grounding System]]
 +
* [[WiFi: Anti Petir]]
 +
* [[Daftar Bandar Peralatan Wireless]]
 +
* [[Merakit Sendiri Power over Ethernet]]
 +
* [[Wireless Internet Berbasis WiFi]]
 +
* [[WNDW: Cara menghubungkan ke tanah]]
 +
 +
 +
[[Category: WiFi]]
 +
[[Category: Wireless]]

Latest revision as of 16:08, 16 May 2010

Pada dasarnya ada tiga (3) jenis grounding system, yaitu:

  • Safety ground, ini untuk daya listrik berteganggan tinggi (PLN)
  • Lightning ground, ini untuk menyalurkan petir ke tanah.
  • RF ground, ini untuk grounding sinyal RF (radio).

Yang kita perlukan dalam operasional WLAN adalah Lightning Ground dan RF Ground, kedua-nya harus diletakan pada tempat yang terpisah, jangan di jadikan satu.

RF Grounding system terutama dibutuhkan untuk antenna omnidirectional atau [antena sectoral]]. Untuk antenna directional biasanya tidak dibutuhkan, karena salah satu bagian dari antenna directional telah menjadi RF ground itu sendiri. RF ground dapat dibuat dari beberapa kabel radial di tanah yang di sambungkan ke ground coax.

Lightning Ground secara detail dapat dilihat di http://www.arrl.org/tis/info/lightning.html. Beberapa rekan biasanya menggunakan air di sumur bor sebagai ground yang baik. Intinya, kita harus menyediakan tempat dengan resistansi yang paling rendah bagi petir agar masuk ke jalur yang kita sediakan. Tentunya dengan adanya lightning ground ini maka diperlukan peralatan anti-petir di hubungkan ke kabel coax yang kita gunakan agar bisa menyalurkan petir ke lightning ground.

pucuk pipa di tower untuk menangkap petir
grounding di dasar tower

Tampak pada gambar adalah sistem grounding yang biasa digunakan. Sebuah pipa 2.5 meter yang dimasukan ke tanah dapat menjadi ground. Berbagai detail asesori grounding & instalasi di perlihatkan pada gambar dari http://www.glenmartin.com/catalog/lighting.htm.

Rute kabel ground yang terbaik adalah sependek mungkin dengan kabel selebar mungkin dari antenna ke pipa ground. Peralatan proteksi petir yang ada juga perlu di ground.

Sebuah pipa 2.5-meter biasanya digunakan sebagai ground. Beberapa teman biasanya membor sampai mencapai air tanah, dan memasukan kabel dan pipa sampai menyentuh air tanah tersebut.

Salah satu masalah utama dari sistem grounding adalah resistansi akan naik bersama waktu. Beberapa teman biasanya meletakan pupuk urea untuk menurunkan resistansi tanah. Kalau yang cukup tega, kadangkala teknik primitif yang bisa dilakukan adalah "mengencingi" (maaf) wilayah tempat ground tersebut!


Referensi

Pranala Menarik