Filosofy: Sekilas Tentang Infrastruktur Telekomunikasi

From OnnoWiki
Revision as of 15:25, 14 August 2009 by Onnowpurbo (talk | contribs)
Jump to navigation Jump to search

Pada tingkat yang paling rendah, infrastruktur dunia cyber dibangun di atas jaringan fisik (physical infrastructure) yang dapat berupa peralatan sederhana seperti kabel telepon dengan modem-nya; maupun yang kompleks, seperti, sambungan leased line yang beroperasi 24 jam, jaringan satelit menggunakan teknologi VSAT, kabel serat optik, kabel TV, jaringan telekomunikasi Integrated System Digital Network (ISDN), modem ADSL (Asymetric Digital Subscriber Line) yang biasanya di operasikan oleh operator telekomunikasi besar seperti PT. Telekomunikasi Indonesia, PT. Indosat, PT. Satelindo dll.

Tentunya tidak semua infrastruktur tersebut harus di operasikan oleh perusahaan telekomunikasi besar, banyak infrastruktur pendukung Internet yang dapat di operasikan oleh perusahaan kecil di internal perusahaan bahkan di rumah-rumah secara pribadi, contoh infrastruktur kelas rakyat ini adalah jaringan komputer lokal (Local Area Network / LAN) menggunakan ethernet pada kecepatan 100Mbps, atau jaringan wireless LAN pada kecepatan 11-54Mbps pada frekuensi 2.4GHz dan 5.8GHz yang sering digunakan untuk mem-bypass infrastruktur telekomunikasi Telkom.

Beberapa perangkat seperti penggunaan WiFi 2-11Mbps maupun Internet Satelit memungkinkan kita untuk memberikan akses telekomunikasi & informasi yang murah bagi masyarakat; bahkan jika cukup jeli maka akses tersebut dapat di nikmati oleh masyarakat dengan biaya Rp. 10-30.000 / bulan / orang. Karena teknologi semakin murah, dan semakin mudah di operasikan (user friendly), tidak heran jika perkembangan infrastruktur telekomunikasi rakyat ini semakin merajalela yang pada suatu saat akan sulit di bendung oleh pemerintah, yang selama ini sangat suka membendung dan menyita peralatan ini dari rakyat yang mengoperasikannya.




Pranala Menarik