Difference between revisions of "Keamanan Informasi: Kuliah"
Onnowpurbo (talk | contribs) |
Onnowpurbo (talk | contribs) |
||
| Line 22: | Line 22: | ||
==Manajemen Risiko & Threat Modeling== | ==Manajemen Risiko & Threat Modeling== | ||
| + | |||
| + | * [[KI: Konsep Risiko dalam Keamanan Informasi]] | ||
Revision as of 10:58, 22 January 2026
Fondasi Keamanan Informasi
Pada awal perkembangan teknologi informasi, fokus utama manusia adalah bagaimana membangun sistem agar dapat berfungsi dengan baik. Namun seiring meningkatnya kompleksitas dan ketergantungan terhadap teknologi, muncul pertanyaan yang jauh lebih krusial: “apa yang terjadi jika sistem tersebut gagal?”. Pergeseran cara berpikir inilah yang melahirkan disiplin keamanan informasi.
Di era digital modern, hampir seluruh aktivitas manusia menghasilkan dan bergantung pada data. Mahasiswa melakukan pendaftaran kuliah secara daring, dosen mengelola nilai melalui sistem akademik, rumah sakit menyimpan rekam medis elektronik, dan perusahaan mengambil keputusan strategis berbasis analitik data serta kecerdasan buatan. Data tidak lagi sekadar catatan administratif, melainkan telah berubah menjadi aset strategis bernilai tinggi.
Semakin bernilai suatu data, semakin besar pula risiko yang menyertainya.
- KI: Keamanan Informasi Bukan Lagi Pilihan
- KI: Keamanan yang Terlambat Selalu Mahal
- KI: Mengapa CIA Triad Menjadi Fondasi Keamanan Informasi
- KI: CIA Triad sebagai Fondasi Keamanan Informasi
- Hubungan dan Trade-off dalam CIA Triad
- Ancaman Modern: Dunia Digital yang Semakin Kompleks
- KI: Mengapa Keamanan Informasi Terus Mengalami Kegagalan
- PRAKTEK 1: Identifikasi Aset & Ancaman