PRAKTEK 1: Identifikasi Aset & Ancaman

From OnnoWiki
Jump to navigation Jump to search

PRAKTEK 1: Identifikasi Aset & Ancaman

Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti modul ini, mahasiswa mampu:

  • Mengidentifikasi aset informasi dan aset sistem pada sebuah sistem nyata
  • Mengidentifikasi ancaman keamanan terhadap aset tersebut
  • Menganalisis dampak keamanan berdasarkan CIA Triad
  • Menyajikan hasil analisis dalam bentuk diagram dan tabel yang terstruktur

Fokus utama modul ini adalah membangun cara berpikir keamanan, bukan konfigurasi teknis.

Konsep Inti yang Digunakan

  • CIA Triad
    • Confidentiality (Kerahasiaan)
    • Integrity (Keutuhan)
    • Availability (Ketersediaan)
  • Asset – Threat – Impact
    • Asset: apa yang bernilai dan harus dilindungi
    • Threat: apa yang dapat merusak aset
    • Impact: apa akibatnya jika ancaman terjadi

Tools yang Digunakan

Mahasiswa tidak membutuhkan tools teknis khusus. Gunakan:

  • Kertas / Whiteboard (diskusi manual)
  • draw.io / Excalidraw → membuat diagram aset & ancaman
  • Spreadsheet (Excel / Google Sheets / LibreOffice) → tabel analisis CIA

Langkah Praktikum (Step-by-Step)

Langkah 1 — Memilih Sistem Nyata

Mahasiswa memilih satu sistem yang familiar. Contoh:

  • Sistem Akademik Kampus
  • WhatsApp
  • Aplikasi E-Commerce
  • Sistem Absensi Online
  • Website UMKM

Catatan: Sistem tidak harus kompleks—yang penting nyata dan digunakan sehari-hari. Contoh pilihan sistem (digunakan di modul ini):

Sistem Akademik Kampus (SIAKAD)

Langkah 2 — Identifikasi Aset

Mahasiswa mengidentifikasi semua aset yang bernilai, dibagi menjadi tiga kategori:

A. Aset Data

Contoh pada SIAKAD:

  • Data mahasiswa (NIM, nama, alamat)
  • Nilai akademik
  • KRS & KHS
  • Data dosen
  • Password pengguna
  • Log aktivitas sistem

B. Aset Sistem

  • Server aplikasi
  • Database server
  • Website / portal akademik
  • Jaringan kampus
  • Backup data

C. Aset Pengguna

  • Mahasiswa
  • Dosen
  • Admin akademik
  • Operator IT

Prinsip penting:

Jika aset hilang, rusak, atau bocor → ada dampak.

Langkah 3 — Identifikasi Ancaman

Untuk setiap aset, mahasiswa mengidentifikasi ancaman yang mungkin terjadi, baik sengaja maupun tidak sengaja.

Contoh ancaman umum:

  • Human error
  • Password lemah
  • Akun tidak dicabut
  • Salah konfigurasi server
  • Serangan phishing
  • Ransomware
  • Server down

Langkah 4 — Pemetaan Ancaman ke CIA Triad

Setiap ancaman dipetakan ke aspek CIA yang terdampak.


Contoh Tabel CIA Impact
Aset Ancaman Confidentiality Integrity Availability Dampak
Data nilai mahasiswa Akun admin bocor ✔️ Nilai dapat diubah
Database akademik Server down ✔️ ✔️ KRS tidak bisa diakses
Password pengguna Phishing Akses ilegal
Sistem akademik Ransomware Sistem lumpuh
✔️ = aman
❌ = terganggu

Catatan penting:

Satu ancaman bisa merusak lebih dari satu aspek CIA sekaligus.

Langkah 5 — Analisis Dampak

Mahasiswa mendiskusikan:

  • Siapa yang terdampak?
  • Seberapa serius dampaknya?
  • Apakah dampaknya teknis, akademik, finansial, atau reputasi?

Contoh dampak:

  • Mahasiswa tidak bisa KRS
  • Nilai salah → kelulusan tertunda
  • Hilangnya kepercayaan terhadap sistem
  • Potensi pelanggaran regulasi data pribadi

Output yang Harus Dikumpulkan

1. Diagram Aset & Ancaman

Menggunakan draw.io / Excalidraw:

  • Aset data
  • Aset sistem
  • Ancaman utama
  • Hubungan antar komponen

Contoh isi diagram:

Mahasiswa → Login → SIAKAD → Database Nilai
                      ↑
                Phishing / Ransomware

2. Tabel Analisis CIA Impact

Minimal berisi:

  • Aset
  • Ancaman
  • Dampak ke Confidentiality
  • Dampak ke Integrity
  • Dampak ke Availability

Evaluasi Penilaian

Penilaian bukan berdasarkan benar-salah teknis, tetapi pada kualitas berpikir keamanan:

Aspek Bobot
Ketepatan identifikasi aset 30%
Kelengkapan ancaman 30%
Ketepatan pemetaan CIA 30%
Kejelasan presentasi 10%


Refleksi Penutup Modul

Mahasiswa diharapkan menyadari bahwa:

  • Keamanan dimulai dari memahami apa yang bernilai
  • Ancaman tidak selalu canggih—seringkali sederhana
  • Kesalahan kecil dapat berdampak besar
  • Keamanan bukan alat, tetapi cara berpikir

Pranala Menarik