Model Usaha di Internet bagi si Naif

From OnnoWiki
Revision as of 17:14, 31 December 2010 by Onnowpurbo (talk | contribs) (→‎Pranala Menarik)
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)
Jump to navigation Jump to search

Sumber: Onno W. Purbo


Di sela-sela gegap gempita-nya usaha di Internet yang kaya teknologi informasi, ada e-commerce, marketplace, marketspace, e-bisnis, vertical network, horizontal market, yang di dukung banyak teknologi, ada wireless LAN, certificate authority (CA), registratation authority (RA), public key infrastructure (PKI), XML, HTML, HTTP, POP, SMTP, SMB, SSL, SET … apakah demikian sulitnya untuk berkiprah dalam dunia usaha di Internet?

Mungkinkah seorang Naif dapat berkiprah di Internet dengan modal niat baik? Kemauan yang kuat? Kemampuan untuk bekerja keras? Hubungan silaturahmi? Hubungan baik dengan teman? Kepercayaan (trust)? Rasanya untuk berkiprah di dunia nyata tidak banyak modal yang dibutuhkan, bahkan beberapa orang dengan bermodal dengkul-pun mampu untuk sukses di dunia nyata … mungkinkah pola dunia nyata yang sederhana dapat diterapkan di dunia maya?

Daripada mengada-ada, biar kita jadikan Onno Naif sebagai objek penderita bahasan kali ini. Naif kebetulan berasal dari keluarga pegawai negeri sipil yang jelas tidak mempunyai banyak uang. Bermodalkan per-teman-an Naif dimasa SMA-nya di tahun 1980-an dapat menikmati mencoba komputer milik teman-teman-nya yang lebih kaya dari sisi finansial. Ilmu komputer, diperoleh Naif dari membaca manual komputer tersebut maupun buku-buku yang ada di toko buku.

Berguru dan terus mencari ilmu dilakukan tanpa mengenal lelah, para senior amatir radio yang kebetulan sedang hobby menyambungkan komputer ke radio untuk komunikasi data (yang kemudian hari kita kenal sebagai Internet). Radio yang digunakan dibangun sendiri dari tabung radio bekas.

Berlanjut ke perguruan tinggi, bermodalkan niat mulailah belajar sendiri komputer praktis, kebetulan di tahun tersebut tahun 1980-an awal komputer masih barang langka & kebanyakan dosen tidak punya komputer sendiri. Yah kira-kira mirip lah dengan kondisi Internet saat ini yang menjadi barang langka di kalangan dosen perguruan tinggi tapi menjadi minat besar bagi banyak mahasiswa. Mulailah waktu itu di tingkat tiga, Naif bersama teman-teman-nya belajar bersama seminggu sekali tentang komputer, masing-masing menceritakan apa yang dipelajarinya masing-masing. Akhirnya dimasa mahasiswanya kelompok komputer ini beberapa kali mendapat proyek pekerjaan. Lumayanlah semasa mahasiswa-nya Naif sudah bisa membeli sendiri PC/XT dari hasil tabungan bekerja dengan ilmu yang diperoleh-nya secara gratisan dari membaca manual & membaca buku-buku sendiri.


Pranala Menarik