Difference between revisions of "Konfigurasi Client Wireless di Linux"

From OnnoWiki
Jump to navigation Jump to search
(New page: Pada hari ini, terutama linux Ubuntu telah dengan baik mendeteksi secara automatis USB Wifi, PCI Wifi maupun berbagai peralatan WiFi untuk client. Sangat disarankan bag...)
 
 
Line 76: Line 76:
 
           RX bytes:63429177 (60.4 MiB)  TX bytes:53203750 (50.7 MiB)  
 
           RX bytes:63429177 (60.4 MiB)  TX bytes:53203750 (50.7 MiB)  
 
           Interrupt:18 Base address:0x4000 Memory:fdfff000-fdffffff
 
           Interrupt:18 Base address:0x4000 Memory:fdfff000-fdffffff
 +
 +
==Pranala Menarik==
 +
 +
* [[Tips Berhotspot dengan Aman]]
 +
* [[Wireless Hacking]]
 +
* [[Linux Howto]]
 +
* [[WiFi: Client Wireless]]
 +
* [[Mengkonfigurasi Client WiFi]]

Latest revision as of 19:47, 26 February 2010

Pada hari ini, terutama linux Ubuntu telah dengan baik mendeteksi secara automatis USB Wifi, PCI Wifi maupun berbagai peralatan WiFi untuk client. Sangat disarankan bagi anda untuk menggunakan Ubuntu Linux. Agar USB WiFi dapat berjalan dengan baik di Linux Ubuntu, pada saat proses instalasi Ubuntu maka USB Wifi di masukan ke USB agar sistem operasi mendeteksi dari awal. Jika anda tidak menggunakan Ubuntu, kemungkinan besar anda harus mengcompile kernel agar USB WiFi terdeteksi dengan baik.

Untuk mengkonfigurasi Wireless network di Linux lebih baik menggunakan shell. Memang beberapa GUI telah di kembangkan untuk Wireless di Linux, tapi masih lebih enak untuk saya menggunakan shell / text mode. Beberapa perintah shell yang sebaiknya digunakan adalah,

# modprobe	- untuk meload driver
# iwlist	- untuk melakukan scanning frekuensi
# iwconfig	- untuk menempelkan diri ke salah satu Access Point
# ifconfig	- untuk mengkonfigurasi IP address, netmask dll.
# dhclient	- untuk meminta IP address, jika jaringan menggunakan IP automatis,

Jika USB WiFi belum terdeteksi oleh sistem operasi Linux, maka jika kita tahu nama driver USB WiFi-nya kita dapat melakukan modprobe dengan perintah

# modprobe [namadriver]

Contoh hasil scanning frekuensi menggunakan perintah iwlist adalah

root@laptop:~# iwlist eth2 scanning 
eth2      Scan completed : 
          Cell 01 - Address: 00:30:4F:26:B6:EA 
                    ESSID:"SWADAYA-JAHT" 
                    Protocol:IEEE 802.11b 
                    Mode:Master 
                    Channel:11 
                    Encryption key:off 
                    Bit Rates:1 Mb/s; 2 Mb/s; 5.5 Mb/s; 11 Mb/s; 22 Mb/s 
                    Quality=58/100  Signal level=-73 dBm  Noise level=-73 dBm 
                    Extra: Last beacon: 216ms ago 

Contoh hasil proses menempelkan diri ke Access Point yang menggunakan essid SWADAYA-JAHT menggunakan perintah iwconfig adalah sebagai berikut.

root@laptop:~# iwconfig eth2 essid SWADAYA-JAHT 
root@laptop:~# iwconfig eth2 
eth2      IEEE 802.11b  ESSID:"SWADAYA-JAHT"  
          Mode:Managed  Frequency:2.462 GHz  Access Point: 00:30:4F:26:B6:EA   
          Bit Rate:11 Mb/s   Tx-Power:14 dBm   
          Retry limit:15   RTS thr:off   Fragment thr:off 
          Encryption key:off 
          Power Management:off 
          Link Quality=62/100  Signal level=-63 dBm  Noise level=-64 dBm 
          Rx invalid nwid:0  Rx invalid crypt:0  Rx invalid frag:0 
          Tx excessive retries:0  Invalid misc:3905   Missed beacon:0 


Untuk memperoleh IP address automatis, di jaringan harus ada DHCP server yang dapat memberikan IP address automatis. Contoh hasil proses meminta IP address secara automatis menggunakan perintah dhclient sebagai berikut,

root@laptop:~# dhclient eth2 
There is already a pid file /var/run/dhclient.pid with pid 6108 
killed old client process, removed PID file 
Internet Systems Consortium DHCP Client V3.0.4 
Copyright 2004-2006 Internet Systems Consortium. 
All rights reserved. 
For info, please visit http://www.isc.org/sw/dhcp/  

Listening on LPF/eth2/00:13:02:23:95:b7 
Sending on   LPF/eth2/00:13:02:23:95:b7 
Sending on   Socket/fallback 
DHCPREQUEST on eth2 to 255.255.255.255 port 67 
DHCPACK from 192.168.0.22 
bound to 192.168.0.104 -- renewal in 42175 seconds. 


Jika di jaringan tidak ada DHCP server, biasanya di RT/RW-net tidak digunakan DHCP server dan masing-masing pelanggan telah di tentukan IP address-nya. Maka kita perlu menggunakan perintah ifconfig untuk menset IP address yang digunakan sebagai berikut,

root@laptop:~# ifconfig eth2 192.168.0.104 
root@laptop:~# ifconfig eth2 
eth2      Link encap:Ethernet  HWaddr 00:13:02:23:95:B7  
          inet addr:192.168.0.104  Bcast:192.168.0.255  Mask:255.255.255.0 
          inet6 addr: fe80::213:2ff:fe23:95b7/64 Scope:Link 
          UP BROADCAST RUNNING MULTICAST  MTU:1500  Metric:1 
          RX packets:70563 errors:0 dropped:3983 overruns:0 frame:0 
          TX packets:66318 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0 
          collisions:0 txqueuelen:1000 
          RX bytes:63429177 (60.4 MiB)  TX bytes:53203750 (50.7 MiB) 
          Interrupt:18 Base address:0x4000 Memory:fdfff000-fdffffff

Pranala Menarik