OS: PRAKTIKUM — Ubuntu Server from Scratch
PRAKTIKUM 2 — Ubuntu Server from Scratch (Ubuntu 24.04 sebagai fondasi engineer Sistem Operasi) Tujuan Praktik ini bertujuan membangun server Linux minimal dari nol, sehingga mahasiswa memahami sistem operasi sebagai sistem hidup, bukan sekadar installer otomatis. Mahasiswa akan: Menginstal Ubuntu Server 24.04 LTS secara clean Mengkonfigurasi static IP & routing menggunakan netplan Menerapkan basic firewall berbasis kernel networking stack Melakukan monitoring dasar sistem operasi Praktik ini menjadi fondasi untuk seluruh lab lanjutan (kernel, OpenWRT, Android x86). Install Ubuntu 24.04 Server Konsep Dasar Ubuntu Server adalah GNU/Linux server-class OS yang: Menggunakan kernel Linux monolitik Mengandalkan CLI sebagai antarmuka utama Dirancang untuk multi-user, multi-tasking, dan networking-heavy workload Dalam konteks buku Sistem Operasi, instalasi ini adalah pintu masuk eksplorasi kernel, filesystem, process, dan network stack . Langkah Instalasi Tahap Persiapan ISO: ubuntu-24.04-live-server-amd64.iso VM / Bare metal Disk minimal 20 GB (ideal 40–60 GB)
Langkah Utama Boot dari ISO Pilih: Language: English Keyboard: Generic 105-key Network: DHCP (sementara, akan diubah ke static) Storage: Use entire disk LVM optional (boleh non-LVM untuk pemula) User: Buat user non-root SSH: ✔️ Enable OpenSSH Server Package tambahan: ❌ Tidak perlu (minimal system) Setelah reboot, Anda akan masuk ke pure CLI Linux system — inilah real operating system environment. Static IP & Routing (Netplan) Konsep Akademik Pada Linux modern, konfigurasi jaringan adalah bagian dari user-space, namun: Dieksekusi oleh kernel networking stack Routing, ARP, ICMP, TCP/IP tetap dikontrol kernel Ubuntu 24.04 menggunakan netplan sebagai declarative network configuration. Identifikasi Interface ip a Contoh output: ens33
Konfigurasi Static IP Edit file: sudo nano /etc/netplan/01-netcfg.yaml Contoh konfigurasi static IP: network:
version: 2
renderer: networkd
ethernets:
ens33:
dhcp4: no
addresses:
- 192.168.10.10/24
gateway4: 192.168.10.1
nameservers:
addresses:
- 8.8.8.8
- 1.1.1.1
Apply: sudo netplan apply Verifikasi: ip route ping 8.8.8.8 Mahasiswa belajar bahwa networking bukan “wizard”, tapi hasil konfigurasi deterministik. Basic Firewall (UFW → Netfilter Kernel) Konsep OS Firewall Linux: Berbasis Netfilter (kernel space) Diakses dari user-space via iptables/nftables UFW = antarmuka sederhana, safe for beginners
Aktivasi Firewall Dasar Install (biasanya sudah ada): sudo apt update sudo apt install ufw
Aturan minimum server: sudo ufw default deny incoming sudo ufw default allow outgoing sudo ufw allow ssh sudo ufw enable Cek status: sudo ufw status verbose Firewall adalah lapisan pertama isolasi OS, bukan sekadar tool jaringan. Monitoring Dasar Sistem Operasi Filosofi Monitoring Monitoring OS berarti: Mengamati process Memahami memory behavior Melihat I/O & network activity Ini langsung berkaitan dengan scheduler, memory manager, dan kernel runtime . Tool Wajib (CLI) Process & CPU top htop Memory free -h vmstat 1 Disk df -h iostat Network ss -tulpen iptraf-ng Mini Eksperimen (Hands-on) Jalankan: yes > /dev/null & Amati: top → CPU naik load average berubah Hentikan: killall yes Mahasiswa melihat langsung efek process terhadap kernel scheduler. Refleksi Praktik (OBE-Oriented) Setelah praktik ini, mahasiswa mampu: ✅ Menginstal OS Linux secara clean ✅ Mengonfigurasi networking tanpa GUI ✅ Memahami firewall sebagai fitur kernel ✅ Membaca kondisi sistem secara real-time Inilah mindset “System Builder”, bukan sekadar user OS. Tantangan Lanjutan (Opsional, Fun & Menantang) Ubah static IP menjadi routing antar VM Tambahkan rule firewall berbasis subnet Logging resource menggunakan sar Bandingkan top vs htop