KI: PRAKTEK 7: Audit Kebocoran Data

From OnnoWiki
Jump to navigation Jump to search

Tujuan

Pada praktek ini, mahasiswa berperan sebagai tim audit insiden. Fokusnya bukan sekadar “mencari kesalahan”, tetapi:

  • Menelusuri jejak kebocoran data (digital footprint)
  • Memahami bagaimana insiden terjadi
  • Menyusun laporan insiden yang rasional & defensible
  • Melatih incident handling mindset, bukan sekadar teknis alat
Audit kebocoran = membaca cerita yang ditinggalkan oleh data

Konsep Inti

Incident Handling

Incident handling adalah proses terstruktur untuk:

  • mendeteksi,
  • menganalisis,
  • mengendalikan,
  • dan mendokumentasikan insiden keamanan.

Audit dilakukan setelah atau saat insiden berlangsung, dengan tujuan:

  • memahami dampak,
  • menentukan penyebab,
  • mencegah pengulangan.

Digital Footprint

Digital footprint adalah jejak data yang tertinggal di dunia digital, baik sengaja maupun tidak.

Contoh nyata:

  • File CSV terbuka di web server
  • Backup database tanpa enkripsi
  • Email & nomor HP di repository publik
  • Log aplikasi yang berisi token / password

Prinsip penting:

Jika data bisa diakses tanpa otorisasi, maka data dianggap bocor.

Tools (100% Open Source)

Kebutuhan Tools
OS Ubuntu 24.04 LTS
OSINT simulasi File HTML & CSV dummy
Analisis Python 3
Parsing requests, beautifulsoup4
Enkripsi bukti GnuPG
Dokumentasi Markdown / PDF

Install library Python:

sudo apt update
sudo apt install -y python3 python3-pip gnupg
pip3 install requests beautifulsoup4

Skenario Praktikum (Realistis)

Sebuah file mahasiswa ditemukan dapat diakses publik melalui URL internal. Diduga berisi data pribadi.

Tugas Anda:

  • Memverifikasi kebocoran
  • Mengidentifikasi data yang terekspos
  • Menilai dampak
  • Menyusun Incident Report

STEP 1 — Siapkan Data Kebocoran (Simulasi)

Buat file leaked_data.html

<html>
<body>

Backup Mahasiswa

NamaEmailNo HP NIK
Andiandi@email.com081234567893174010101010001
Sitisiti@email.com082345678903274020202020002
</body>
</html>

Ini merepresentasikan:

  • backup web
  • hasil scraping
  • halaman admin bocor

STEP 2 — OSINT Simulasi: Deteksi Data yang Terekspos

Buat file audit_scraper.py

from bs4 import BeautifulSoup

# Load file simulasi
with open("leaked_data.html", "r") as f:
    soup = BeautifulSoup(f, "html.parser")

rows = soup.find_all("tr")

print("Data yang terdeteksi bocor:\n")

for row in rows[1:]:
    cols = row.find_all("td")
    nama = cols[0].text
    email = cols[1].text
    hp = cols[2].text
    nik = cols[3].text

    print(f"Nama: {nama}")
    print(f"Email: {email}")
    print(f"No HP: {hp}")
    print(f"NIK: {nik}")
    print("-" * 30)

Jalankan:

python3 audit_scraper.py

Makna teknis:

  • Audit tidak perlu hacking
  • Cukup membaca data yang sudah terbuka

STEP 3 — Klasifikasi Dampak Kebocoran

Tambahkan analisis otomatis:

print("\nAnalisis Dampak:\n")

impact = {
    "Nama": "Medium",
    "Email": "Medium",
    "No HP": "Medium",
    "NIK": "High"
}

for k, v in impact.items():
    print(f"{k}: Risiko {v}")

Interpretasi audit:

  • Email + HP → social engineering
  • NIK → identity fraud
  • Kombinasi data → risiko eskalasi

STEP 4 — Amankan Bukti Audit (Chain of Custody)

Bukti audit HARUS dilindungi, bukan dibiarkan terbuka.

Enkripsi bukti dengan GnuPG

gpg --symmetric --cipher-algo AES256 leaked_data.html

Hasil:

leaked_data.html.gpg

Prinsip audit profesional:

Bukti insiden harus lebih aman daripada data aslinya.

STEP 5 — Susun Incident Report (Template Nyata)

Incident Report (Ringkas & Profesional)

1. Identitas Insiden

  • Tanggal temuan:
  • Sistem terdampak:
  • Pelapor:

2. Kronologi Singkat

  • File backup ditemukan dapat diakses publik
  • Berisi data pribadi mahasiswa
  • Tidak ada autentikasi

3. Jenis Data Terekspos

Data Kategori Risiko
Nama Pribadi Umum Medium
Email Pribadi Umum Medium
No HP Pribadi Umum Medium
NIK Sensitif High

4. Dampak Potensial

  • Phishing
  • Identity fraud
  • Pelanggaran UU PDP

5. Tindakan Darurat

  • Akses file ditutup
  • Bukti dienkripsi
  • Audit log dilakukan

6. Rekomendasi

  • Enkripsi backup
  • Review akses web server
  • Data minimization
  • Audit berkala

Output yang Dikumpulkan

Mahasiswa menyerahkan:

  • ✅ Script Python audit
  • ✅ Bukti terenkripsi (.gpg)
  • ✅ Incident Report (PDF/Markdown)
  • ✅ Analisis reflektif ½ halaman:
    • Apa akar masalah?
    • Kontrol apa yang gagal?
    • Apa yang harus diubah?

Kesalahan Umum (Sering Terjadi)

  • ❌ Menghapus bukti sebelum audit
  • ❌ Fokus ke “siapa yang salah”
  • ❌ Tidak mendokumentasikan kronologi
  • ❌ Menganggap insiden selesai setelah file dihapus
Insiden selesai jika sistemnya membaik, bukan hanya sunyi.

Skill Nyata yang Didapat

Setelah praktikum ini, mahasiswa:

  • Berpikir seperti auditor & incident responder
  • Mampu membaca kebocoran tanpa panik
  • Siap menghadapi audit nyata (kampus, startup, gov, AI system)

Pranala Menarik