KI: Contoh Penggunaan STRIDE dalam Threat Modeling

From OnnoWiki
Jump to navigation Jump to search

Contoh Penggunaan STRIDE dalam Threat Modeling

Pada sistem akademik:

  • Spoofing: akun dosen dipalsukan
  • Tampering: nilai diubah
  • Repudiation: tidak ada log perubahan
  • Information Disclosure: data mahasiswa bocor
  • Denial of Service: server KRS down
  • Elevation of Privilege: mahasiswa menjadi admin

STRIDE memastikan tidak ada kategori ancaman penting yang terlewat.

STRIDE adalah alat berpikir yang kuat namun sederhana untuk memahami ancaman keamanan. Dengan STRIDE:

  • ancaman dapat diidentifikasi secara sistematis,
  • diskusi keamanan menjadi terstruktur dan objektif,
  • dan analisis risiko menjadi lebih lengkap dan rasional.

STRIDE mengajarkan bahwa keamanan bukan tentang paranoia, tetapi tentang memahami cara sistem bisa gagal sebelum kegagalan itu terjadi.

Contoh Tabel Risk Scoring (Manual)

Skala Penilaian (Disepakati di Awal)

Likelihood (Kemungkinan Terjadi)

1 = Sangat jarang
2 = Jarang
3 = Mungkin terjadi
4 = Sering
5 = Sangat sering

Impact (Dampak Jika Terjadi)

1 = Dampak sangat kecil
2 = Dampak kecil
3 = Dampak sedang
4 = Dampak besar
5 = Dampak sangat besar / kritikal

Rumus sederhana

Risk Score = Likelihood × Impact


Tabel Analisis Risiko
ID Risiko Aset Ancaman Kerentanan CIA Terdampak Likelihood (1–5) Impact (1–5) Risk Score Level Risiko Catatan
R1 Data nilai mahasiswa Akun admin bocor Password lemah C, I 3 4 12 Tinggi Perlu MFA
R2 Sistem KRS Server down Tidak ada failover A 4 3 12 Tinggi Gangguan akademik
R3 Database akademik Ransomware Backup tidak rutin C, I, A 2 5 10 Tinggi Risiko kritikal
R4 Akun dosen Phishing Edukasi rendah C, I 4 2 8 Sedang Perlu pelatihan
R5 Website kampus Deface Patch terlambat I 2 2 4 Rendah Dampak reputasi



Klasifikasi Level Risiko (Contoh)
Risk Score Level Risiko
1 – 4 Rendah
5 – 9 Sedang
5 – 9 Sedang
10 – 14 Tinggi
15 – 25 Sangat Tinggi / Kritikal

Catatan penting:

Batas level dapat disesuaikan, yang penting konsisten dan logis. Contoh Interpretasi (Untuk Laporan Mahasiswa)

  • R1 (Risk Score 12 – Tinggi) - Risiko kebocoran akun admin memiliki dampak besar terhadap integrity nilai mahasiswa dan perlu diprioritaskan.
  • R3 (Risk Score 10 – Tinggi) - Walaupun kemungkinan tidak sering, dampak ransomware sangat besar karena melanggar seluruh aspek CIA.
  • R5 (Risk Score 4 – Rendah) - Risiko deface website berdampak terbatas dan dapat ditangani setelah risiko kritikal.

Versi Ringkas (Untuk Kelas Non-Teknis) Jika ingin lebih sederhana, gunakan tabel berikut:

Caption text
Aset Ancaman Likelihood Impact Risk Prioritas
Data nilai Akun bocor Sedang Tinggi Tinggi 1
Sistem KRS Server down Tinggi Sedang Tinggi 2
Website Deface Rendah Rendah Rendah 4

Skill yang Dilatih dengan Tabel Ini

Mahasiswa belajar bahwa:

  • Risiko bukan tebakan, tetapi hasil penilaian terstruktur
  • Angka membantu diskusi, bukan kebenaran absolut
  • Prioritas keamanan harus rasional, bukan emosional
  • Keamanan adalah keputusan, bukan sekadar teknologi

Pranala Menarik