Wawancara Interview Majalah LuarBiasa-majalah motivasi

From OnnoWiki
Revision as of 05:44, 23 August 2010 by Onnowpurbo (talk | contribs) (New page: Date: Mon, 23 Aug 2010 05:36:16 +0700 (WIT) From: Onno W. Purbo <onno@indo.net.id> To: Andi Odang <andi.odang@gmail.com> Subject: Re: Pertanyaan2 untuk Interview On Fri, 20 Aug 2010...)
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)
Jump to navigation Jump to search
Date: Mon, 23 Aug 2010 05:36:16 +0700 (WIT)
From: Onno W. Purbo <onno@indo.net.id>
To: Andi Odang <andi.odang@gmail.com>
Subject: Re: Pertanyaan2 untuk Interview


On Fri, 20 Aug 2010, Andi Odang wrote:

> 
> Pak Onno... maaf ya pak, karena kami tidak peka terhadap sesitifitas yang mestinya juga menjadi con cern kami, media. Janji pak, kami
> akan segera mengubah dan memperbaiki hal tersebut> Karena itu, terimakasih atas peringatannya.
> 
> 
> Kami juga sangat berterimakasih atas kesediaan bapak untuk kami interview. Hasil interview ini akan kami tulis menjadi sebuah  artikel
> yang menampilkan Pandangan, Pengalaman dan Buah Pemikiran Bapak tentang hidup dan kehidupan. Karena majalah kami adalah majalah
> motivasi, maka kami harapkan artikel yang kami rencanakan ini dapat memotivasi dan menginspirasi pembaca, agar tetap bersemangat dan
> bangga menjadi putera Indonesia. Amien.
> 
> 
> 1.   Pak Onno, kami mengetahui dari berbagai pemberitaan mengenai riwayat bapak yang mantan PNS dan bekas dosen ITB, yang menjadi
> salahsatu pembicara di Harvard Forum yang juga diikuti Muhammad Yunus, Amartya Sen, dan Michael Spence, hingga diundang ke acara
> ICT4Poverty, dan sempat mengembangkan Wajan penggorengan menjadi antena parabola untuk menangkap dan memancarkan gelombang radio
> internet. Yang ingin kami ketahui... Bagaimana Bapak sendiri menggambarkan perjalanan hidup yang telah dijalani selama ini?


sebetulnya ini bisa di sadur dari http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Sejarah_Internet_Indonesia http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Onno_W._Purbo http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Onno_W._Purbo_in_English

mungkin yang agak filosofis ada di .. http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Filosofi_Naif_Kehidupan_Dunia_Cyber

>
> 2.   Apa sesungguhnya, missi yang tengah Bapak emban?
> 

ini bisa di baca di kalimat-kalimat terakhir terutama di http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Onno_W._Purbo_in_English


> 3.   Bisa Bapak kisahkan, pergulatan batin (self talk) yang terjadi...saat-saat sebelum bapak memutuskan untuk mundur sebagai dosen?
> Adakah—meski mungkin bukan yang substansial—peristiwa yang menjadi pemicunya?
> 

2 minggu sebelum saya mengundurkan diri ada acara seminar ttg hak cipta di ITB ada sekitar 12 professor yang bicara di situ semua membela copyright

saya satu-2-nya yang bukan professor yang bicara dan saya satu-2nya yang bicara copyleft

tdk lama sesudah itu saya mengajukan surat pengunduran diri salah satunya ya untuk membuktikan bahwa dengan copyleft kita bisa hidup

jadi JANGAN PAKAI PRODUK COPYRIGHT seperti MICROSOFT!



> 4.   Bagi kebanyakan orang, mengikuti panggilan hidup atau suara hati, seringkali begitu menakutkan...seperti, bagaimana nanti  nafkah
> utk keluarga, dsb. Nah, bagaimana dengan pengalaman Bapak sendiri...pemikiran atau insight seperti apa yang mendorong bapak dengan
> tegar
> terus melangkah?


Silahkan di baca beberapa kata-kata bijak yang saya tulis di http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Onno_W._Purbo#Beberapa_kalimat_yang_disukai

salah satu yang saya suka ... "Nilai seseorang tidak akan di tentukan oleh banyaknya harta, banyaknya kekayaan, tingginya pangkat dan jabatan, tingginya gelar, banyaknya ilmu; Nilai seseorang akan lebih di tentukan oleh berapa besar / banyak umat manusia yang memperoleh manfaat seseorang tersebut"



> 
> 5.   Terkait dengan kiprah bapak dalam berbagai issue-issue sosial di masyarakat kita...dalam pandangan Bapak pribadi; mana yang
> paling
> menggugah dan memanggil keterlibatan Bapak? bisa Bapak kisahkan contoh-contoh nyata mengenai kondisi yang memprihatinkan? Partisipasi
> masyarakat yang seperti apa yang bapak harapkan, diluar pemerintah?


Silahkan di baca beberapa kata-kata bijak yang saya tulis di http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Onno_W._Purbo#Beberapa_kalimat_yang_disukai

salah satu yang saya suka .. "Indonesia mungkin miskin, tapi Bangsa Indonesia bukan bangsa yang bodoh, bahkan Dunia-pun belajar pada Bangsa Indonesia"

contohnya bisa di lihat pada gambar-gambar di http://www.facebook.com/onno.w.purbo di bagian album juga di .. http://125.160.17.21/speedyorari/view.php?file=library/library-onno-ind/onno-ind-4/application/ppt-foto-perjuangan-12-2007.odp



> 
> 6.   Flashback kembali kemasa-masa awal kehidupan Bapak, adakah sebuah peristiwa di masa anak-anak yang sangat membekas dalam
> kenangan,
> sehingga kini menjadi semacam drive yang mendorong perjuangan pak Onno?
> 


bisa di baca-baca di http://ezine.echo.or.id/ezine20/e20_0x03.txt http://www.sinarharapan.co.id/berita/0801/09/eko05.html

> 7.   Apa tujuan tertinggi yang ingin terus diperjuangkan sampai akhir nanti?

tujuan tertinggi saya sederhana aja sih saya cuma berharap semua amal ibadah saya bisa di terima dan bisa menjadi bekal nanti untuk memasuki pintu surga di akhirat kelak

> 
> 8.   Dalam pandangan Bapak, bagaimana kondisi masyarakat Indonesia secara umum, khususnya bila dikaitkan dengan penggunaan
> software-software yang  tanpa mereka sadari ternyata merupakan konsumsi yang terlalu besar...apa saran untuk mulai melepaskan
> ketergantungan tersebut?
> 
>  


Pertanyaannya di balik .. apakah rakyat Indonesia & termasuk juga anda tentunya .. sadar bahwa penjajahan hari ini tidak lagi penjajahan fisik? penjajahan hari ini lebih abstrak & bersifat ekonomis? apakah rakyat sadar bahwa Indonesia harus membayar US$300 juta / tahun ke Microsoft? padahal produknya sangat rentan virus dll

Solusinya pakai Open Source seperti yang digunakan dalam Buku Sekolah Elektronik (BSE) untuk pelajaran komputer di SMP & SMA yang bisa di ambil gratis di http://bse.telkomspeedy.com/e-buku/




> 
> Sekali lagi kami sampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya atas kesediaan bapak menjawab. Maaf ya pak, sudah mengganggu  kesibukan
> bapak dalam waktu yang sebetulnya kurang pas..(karena ternyata keluarga sedang berduka). Semoga interview ini memenuhi harapan, dapat
> menyemangati anak bangsa untuk terus berjuang dan membangun negeri.
> 
> Salam.
>