SITI AMINAH: Bencana Lumpur Lapindo Juga ada Baiknya

From OnnoWiki
Revision as of 16:25, 2 January 2010 by Onnowpurbo (talk | contribs) (New page: Nama : Dwi Linda. A Kelas : VII – A Sekolah : SMP Negeri 1 Porong No Absen : 11 ( sebelas ) Bagi Siti Aminah, sagabat, sekolah, dan tempat tinggal sangatlah penting. Tapi, ketik...)
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)
Jump to navigation Jump to search
Nama		: Dwi Linda. A
Kelas		: VII – A
Sekolah	: SMP Negeri 1 Porong
No Absen	: 11 ( sebelas )


Bagi Siti Aminah, sagabat, sekolah, dan tempat tinggal sangatlah penting. Tapi, ketika bencana lumpur lapindo itu dating, sahabat, sekolah, dan tempat tinggalnya malah hilang begitu saja. Siswi berusia 12 tahun ini terpaksa membuang waktu, mengorbankan pelajaran, sekolahnya, dan tinggal di tempat pengungsian untuk sementara waktu.

Siswi SMP Negeri 1 di Porong yang dulunya mantan dari SD desiring itu pernah mengalami sekolah di tempat pengungsian yang sama sekali tidak enak dipakai untuk belajar, memang bukan karena keinginannya sendiri melainkan karena keinginannya sendiri melainkan karna terpaksa. Otomatis jadwal pelajarannya sangat terganggu.

Namun, setelah ia merasakan betapa tidak enaknya belajar di tempat yang tidak layak, Siti merasa sadar betapa pentingnya pendidikan itu bagi dirinya.

“Tapi targetnya aku harus bangkit dari masalah ini, apalagi ada banyak gal yang harus aku lakukan”, ucap Siti.

Sekarang ia tinggal di siring sebelah barat, dengan keadaan rumah yang baru, sekolah baru, dan sahabat-sahabat yang baru.

“Yang pasti, tentang bencana lumpur lapindo itu, ku fikir-fikir juga ada baiknya kok, aku bias belajar banyak hal dari situ, misalnya mendapatkan teman-teman baru, dan aku juga bias belajar bhwa betapa pentingnya pendidikan itu”. jelasnya.