Mengukur Bandwidth

From OnnoWiki
Revision as of 08:30, 22 November 2021 by Randymatheas (talk | contribs) (Created page with "Untuk mengukur kemampuan penerimaan/pengiriman bandwidth dilakukan dengan cara mengirimkan data pada kecepatan tinggi dan mengukur seberapa besar data yang dapat diterima/diki...")
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)
Jump to navigation Jump to search

Untuk mengukur kemampuan penerimaan/pengiriman bandwidth dilakukan dengan cara mengirimkan data pada kecepatan tinggi dan mengukur seberapa besar data yang dapat diterima/dikirim. Pada kesempatan ini, pengukuran bandwidth jaringan dilakukan dengan mentransfer nol dalam jumlah gigabyte melalui terowongan nc. Pada perangkat yang diuji, server dijalankan pada port tertentu (mis., 12345) menggunakan perintah nc,

nc -vvlnp 12345 >/dev/null

Perhatikan data yang diterima pada dasarnya akan dibuang ke /dev/null

Di sisi klien, terhubung pada jaringan fisik yang sama, kita menggunakan dd sebuah apps command line untuk Unix dan Unix-like untuk mengonversi dan menyalin file dan meneruskannya ke nc tunnel ke perangkat yang sedang diuji server (mis., 192.168.0.1) di port 12345 menggunakan perintah berikut,

dd if=/dev/zero bs=1M count=1K | nc -vvn 192.168.0.1 12345

Kita juga bisa melakukan hal yang sama ke server lainnya. Hasil-nya dapat kita lihat pada tabel berikut.

Table: Hasil Pengukuran Bandwidth

System Mbps Note RaspberryPi3 LAN 93,6


RaspberryPi3 WiFi 50,4


Asus UN45H

94.4


VM 1 Core 1000MB 93,6 Via LAN VM 4 Core 4096MB 93,6 Via LAN VM 1 Core 1000MB 2264 Direct bridge no LAN VM 4 Core 4096MB 2376 Direct bridge no LAN


Tabel di atas menunjukkan dengan jelas bahwa semua mesin dengan interface LAN, seperti interface LAN RaspberryPi3, Asus MiniPC UN45H, dan mesin virtual memiliki bandwidth jaringan sekitar 100 Mbps. Interface WiFi RaspberryPi3 memiliki bandwidth jaringan sekitar 50 Mbps lebih rendah daripada LAN.

Bandwidth network antara mesin virtual dan klien pada bridge yang terhubung langsung pada host yang sama tanpa interkoneksi LAN fisik menunjukkan bahwa bandwidth mesin virtual yang sebenarnya jauh lebih tinggi sekitar 2264Mbps dan 2376Mbps untuk, masing-masing, mesin virtual tunggal dan empat inti.. Dengan demikian, antarmuka fisik membatasi bandwidth jaringan. Sangat menarik untuk dicatat bahwa meningkatkan inti dan memori di Mesin Virtual (VM) tidak meningkatkan bandwidth jaringan Mesin Virtual.