Difference between revisions of "Circuit Dasar dan Perhitungan Elektronika"

From OnnoWiki
Jump to navigation Jump to search
(New page: Circuit Dasar dan Perhitungan Sumber: Sunarto ­ YB0USJ Elektromagnet Listrik dan magnet adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan, setiap ada listrik tentu ada magnet dan sebaliknya. M...)
 
Line 1: Line 1:
Circuit Dasar dan Perhitungan
+
Sumber:  Sunarto ­ YB0USJ/SK
Sumber:  Sunarto ­ YB0USJ
+
 
Elektromagnet
+
 
Listrik dan magnet adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan, setiap ada listrik tentu ada magnet dan sebaliknya. Misalnya ada gulungan kawat tembaga dan pada gulungan tersebut kita alirkan listrik, maka akan timbul medan magnet, sebaliknya apabila kita menggerakkan magnet dekat gulungan tersebut, akan timbul listrik dalam gulungan itu.
+
==Elektromagnet==
Kalau kita  mempelajari  sifat­sifat listrik, maka  kita bayangkan listrik itu sebagai air. Ia dapat tertampung dan diam pada suatu  tempat dan bisa juga mengalir melalui suatu pipa. Listrik akan  mengalir bila ada perbedaan potensial atau perbedaan tekanan (voltage). Gaya yang menyebabkan listrik mengalir dinamakan Elektromotive Force (EMF).  
+
 
Kalau listrik mengalir akan timbul gaya yang menahan lajunya aliran itu, gaya ini disebut Resistansi. Bahan yang mudah sekali mengalirkan listrik dinamakan  Konduktor  dan yang tidak bisa mengalirkan listrik dinamakan  Isolator.  Perak, tembaga, emas dan aluminum berturut­turut adalah  konduktor yang baik. Bahan yang pada kondisi tertentu menjadi konduktor dan pada kondisi lain menjadi isolator disebut Semikonduktor.
+
Listrik dan magnet adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan, setiap ada listrik tentu ada magnet dan sebaliknya. Misalnya ada gulungan kawat tembaga dan pada gulungan tersebut kita alirkan listrik, maka akan timbul medan magnet, sebaliknya apabila kita menggerakkan magnet dekat gulungan tersebut, akan timbul listrik dalam gulungan itu.
Komponen elektronik yang dibuat untuk menahan aliran listrik dinamakan Resistor. Suatu Kondensator adalah komponen elektronik yang dibuat untuk dapat mewadahi listrik. Suatu kumparan kalau dialiri listrik bisa menimbulkan  medan  magnet dan timbulnya  medan magnet, komponen elektronik ini disebut Induktor.
+
 
Listrik bisa mengalir ke satu arah saja dinamakan arus searah atau DC dan bisa juga alirannya bolak­balik disebut arus bolak­balik atau AC. Jumlah bolak­balik arah setiap detiknya dinamakan Frekuensi.
+
Kalau kita  mempelajari  sifat­sifat listrik, maka  kita bayangkan listrik itu sebagai air. Ia dapat tertampung dan diam pada suatu  tempat dan bisa juga mengalir melalui suatu pipa. Listrik akan  mengalir bila ada perbedaan potensial atau perbedaan tekanan (voltage). Gaya yang menyebabkan listrik mengalir dinamakan Elektromotive Force (EMF).  
 +
 
 +
Kalau listrik mengalir akan timbul gaya yang menahan lajunya aliran itu, gaya ini disebut Resistansi. Bahan yang mudah sekali mengalirkan listrik dinamakan  Konduktor  dan yang tidak bisa mengalirkan listrik dinamakan  Isolator.  Perak, tembaga, emas dan aluminum berturut­turut adalah  konduktor yang baik. Bahan yang pada kondisi tertentu menjadi konduktor dan pada kondisi lain menjadi isolator disebut Semikonduktor.
 +
 
 +
Komponen elektronik yang dibuat untuk menahan aliran listrik dinamakan Resistor. Suatu Kondensator adalah komponen elektronik yang dibuat untuk dapat mewadahi listrik. Suatu kumparan kalau dialiri listrik bisa menimbulkan  medan  magnet dan timbulnya  medan magnet, komponen elektronik ini disebut Induktor.
 +
 
 +
Listrik bisa mengalir ke satu arah saja dinamakan arus searah atau DC dan bisa juga alirannya bolak­balik disebut arus bolak­balik atau AC. Jumlah bolak­balik arah setiap detiknya dinamakan Frekuensi.
 
Magnet  
 
Magnet  
Apabila kawat tembaga yang dililitkan pada sebatang besi dialiri listrik, batang besi tersebut akan menjadi magnetis. Tetapi kalau aliran listrik diputus, besi tidak magnetis lagi. Batang besi itu disebut megnet temporer, misalnya terdapat pada reley. Bila setelah listrik diputus, besi masih magnetis, maka batang besi itu disebut magnet permanen.
 
Solenoid
 
Arah medan magnet sesuai hukum Corkscrew dari Maxwell, kalau diputar ke kanan menuju ke depan (yang depan itu kutub utara magnet).
 
  
Permeability  
+
Apabila kawat tembaga yang dililitkan pada sebatang besi dialiri listrik, batang besi tersebut akan menjadi magnetis. Tetapi kalau aliran listrik diputus, besi tidak magnetis lagi. Batang besi itu disebut megnet temporer, misalnya terdapat pada reley. Bila setelah listrik diputus, besi masih magnetis, maka batang besi itu disebut magnet permanen.
Permeability relatif bahan untuk inti lilitan adalah:
+
 
 +
 
 +
==Solenoid==
 +
 
 +
Arah medan magnet sesuai hukum Corkscrew dari Maxwell, kalau diputar ke kanan menuju ke depan (yang depan itu kutub utara magnet).
 +
 
 +
 
 +
 
 +
==Permeability==
 +
 
 +
Permeability relatif bahan untuk inti lilitan adalah:
  
  
Line 20: Line 33:
 
H = gaya magnetik  
 
H = gaya magnetik  
  
Gelombang elektromagnet.
 
Dalam perambatannya, gelombang magnet dan listrik selalu bersama­sama. Medan magnet selalu tegaklurus dengan medan listrik dan kedua-­duanya tegak lurus dengan arah perambatan.
 
  
Listrik  
+
 
Untuk keperluan perhitungan listrik dan untuk pembuatan rumus­rumus, digunakan symbol serta satuan­-satuan listrik sebagai berikut ini.
+
==Gelombang elektromagnet==
 +
 
 +
Dalam perambatannya, gelombang magnet dan listrik selalu bersama­sama. Medan magnet selalu tegaklurus dengan medan listrik dan kedua-­duanya tegak lurus dengan arah perambatan.
 +
 
 +
 
 +
 
 +
==Listrik==
 +
 
 +
Untuk keperluan perhitungan listrik dan untuk pembuatan rumus­rumus, digunakan symbol serta satuan­-satuan listrik sebagai berikut ini.
  
 
                                 SYMBOL DAN SATUAN LISTRIK
 
                                 SYMBOL DAN SATUAN LISTRIK
Line 41: Line 60:
 
Panj.Gelombang Meter m  
 
Panj.Gelombang Meter m  
  
Ekspresi Numerik Dalam Elektronika
 
Agar rumus dan perhitungan menjadi lebih praktis, angka­angka yang besar sekali dan yang kecil sekali diberikan ekspresi ringkas.
 
  
GIGA   (G) = 1.000.000.000
 
MEGA   (M) = 1.000.000
 
KILO   (k) = 1.000
 
MILLI   (m) = 0.001
 
MIKRO (μ) = 0.000.001
 
NANO   (n) = 0.000.000.001
 
PIKO   (p) = 0.000.000.000.001
 
  
Dalam   penulisan, singkatan­-singkatan tersebut digunakan sebagai pengganti tanda baca koma, misalnya 1,5K dituliskan 1K5 dan sebagainya.
+
==Ekspresi Numerik Dalam Elektronika==
  
Hukum Ohm  
+
Agar rumus dan perhitungan menjadi lebih praktis, angka­angka yang besar sekali dan yang kecil sekali diberikan ekspresi ringkas.
Besarnya arus listrik yang mengalir dalam suatu konduktor sama dengan perbedaan potensial dibagi dengan resistansinya.  
+
 
 +
GIGA   (G) = 1.000.000.000
 +
MEGA   (M) = 1.000.000
 +
KILO   (k) = 1.000
 +
MILLI   (m) = 0.001
 +
MIKRO    (μ) = 0.000.001
 +
NANO   (n) = 0.000.000.001
 +
PIKO   (p) = 0.000.000.000.001
 +
 
 +
 
 +
Dalam  penulisan, singkatan­-singkatan tersebut digunakan sebagai pengganti tanda baca koma, misalnya 1,5K dituliskan 1K5 dan sebagainya.
 +
 
 +
 
 +
==Hukum Ohm==
 +
 
 +
Besarnya arus listrik yang mengalir dalam suatu konduktor sama dengan perbedaan potensial dibagi dengan resistansinya.  
  
  
Line 63: Line 88:
 
R = resistansi dalam Ohm.  
 
R = resistansi dalam Ohm.  
  
Hukum Kirchoff 1
 
Jumlah arus menuju suatu titik cabang sama dengan jumlah arus yang meninggalkannya.
 
Hukum Kirchoff 2
 
Jumlah EMF dan penurunan potensial dalam suatu circuit tertutup sama dengan nol.
 
  
 +
==Hukum Kirchoff 1==
  
Voltage Puncak dan Voltage Root­Mean­Square (RMS)  
+
Jumlah arus menuju suatu titik cabang sama dengan jumlah arus yang meninggalkannya.
Bila kita mengukur voltage arus bolak­balik, maka yang terukur adalah Voltage Root­ Mean­  
+
 
 +
 
 +
==Hukum Kirchoff 2==
 +
 
 +
Jumlah EMF dan penurunan potensial dalam suatu circuit tertutup sama dengan nol.
 +
 
 +
 
 +
==Voltage Puncak dan Voltage Root­Mean­Square (RMS)==
 +
 
 +
Bila kita mengukur voltage arus bolak­balik, maka yang terukur adalah Voltage Root­ Mean­  
 
Square (RMS) yang disebut juga Voltage effektif.
 
Square (RMS) yang disebut juga Voltage effektif.
  
Line 79: Line 110:
 
Vrms = Voltage rms  
 
Vrms = Voltage rms  
  
Daya Listrik (Power)  
+
 
 +
 
 +
==Daya Listrik (Power)==
 +
 
 
Untuk menghitung daya suatu arus listrik digunakan rumus.  
 
Untuk menghitung daya suatu arus listrik digunakan rumus.  
  
Line 86: Line 120:
 
P =  power dalam Watt : E = EMF dalam Volt ; I = arus dalam Ampere.  
 
P =  power dalam Watt : E = EMF dalam Volt ; I = arus dalam Ampere.  
  
Pengertian dB (decibel)  
+
 
Untuk menyatakan perbandingan dua power, misalnya P1 dan P2 dalam elektronika  
+
 
 +
==Pengertian dB (decibel)==
 +
 
 +
Untuk menyatakan perbandingan dua power, misalnya P1 dan P2 dalam elektronika  
 
digunakan decibel.
 
digunakan decibel.
  
  
  
Untuk menyatakan Gain suatu amplifier / penguat, bila impedansi input dan outputnya sama,  
+
Untuk menyatakan Gain suatu amplifier / penguat, bila impedansi input dan outputnya sama,  
 
digunakan.  
 
digunakan.  
  
Line 99: Line 136:
  
  
Resistansi  
+
 
 +
 
 +
==Resistansi==
 +
 
 
Tahanan terhadap mengalirnya arus listrik  
 
Tahanan terhadap mengalirnya arus listrik  
  
Resistor Seri  
+
 
 +
 
 +
==Resistor Seri==
 +
 
 
Resistor yang dihubungkan secara seri, resitansi totalnya membesar.
 
Resistor yang dihubungkan secara seri, resitansi totalnya membesar.
  
Line 109: Line 152:
  
  
Resistor Paralel  
+
==Resistor Paralel==
 +
 
 
Resistor yang dihubungkan paralel, resitansi totalnya menjadi lebih kecil.
 
Resistor yang dihubungkan paralel, resitansi totalnya menjadi lebih kecil.
  
Line 120: Line 164:
  
  
Kapasitansi  
+
==Kapasitansi==
 +
 
Kemampuan menyimpan muatan listrik dalam suatu dialekrik.  
 
Kemampuan menyimpan muatan listrik dalam suatu dialekrik.  
  
Kapasitor Paralel  
+
 
 +
 
 +
==Kapasitor Paralel==
 +
 
 
Kapasitorr yang dihubungkan paralel, kapasitansi totalnya membesar.  
 
Kapasitorr yang dihubungkan paralel, kapasitansi totalnya membesar.  
  
Line 133: Line 181:
  
  
Kapasitor Seri  
+
==Kapasitor Seri==
 +
 
 
Kapasiotor yang dihubungkan seri, kapasitansi totalnya menjadi kecil.
 
Kapasiotor yang dihubungkan seri, kapasitansi totalnya menjadi kecil.
  
Line 139: Line 188:
  
  
Capacitive Reactance  
+
==Capacitive Reactance==
 +
 
 
Tahanan arus listrik AC dalam kapasitor disebut reaktansi kapasitif () dalam Ohm
 
Tahanan arus listrik AC dalam kapasitor disebut reaktansi kapasitif () dalam Ohm
  
Line 147: Line 197:
 
f  =  frekuensi dalam Hertz ; C = kapasitansi dalam Farad  
 
f  =  frekuensi dalam Hertz ; C = kapasitansi dalam Farad  
  
Induktansi  
+
 
 +
==Induktansi==
 +
 
 
Kemampuan conductor membangkitkan induksi listrik bila arus AC melewatinya  
 
Kemampuan conductor membangkitkan induksi listrik bila arus AC melewatinya  
  
Induktor Seri  
+
 
 +
 
 +
==Induktor Seri==
 +
 
 
Induktor yang dihubungkan seri, induktansi totalnya menjadi  lebih besar.  
 
Induktor yang dihubungkan seri, induktansi totalnya menjadi  lebih besar.  
  
  
  
Induktor Paralel  
+
==Induktor Paralel==
 +
 
 
Induktor yang dihubungkan paralel, induktansi totalnya menjadi  lebih kecil.  
 
Induktor yang dihubungkan paralel, induktansi totalnya menjadi  lebih kecil.  
  
Line 161: Line 217:
  
  
Inductive Reactance  
+
==Inductive Reactance==
 +
 
 
Tahanan arus listrik AC dalam induktor disebut reaktansi induktif () dalam Ohm
 
Tahanan arus listrik AC dalam induktor disebut reaktansi induktif () dalam Ohm
  
Line 168: Line 225:
 
f = frekuensi dalam Hertz ; L = induktansi dalam Henry  
 
f = frekuensi dalam Hertz ; L = induktansi dalam Henry  
  
Impedansi
 
Kombinasi  resistansi  dengan  reaktansi  disebut  Impedansi  (Z).  Resistansi  dan reaktansi tersebut dapat paralel dan dapat juga seri.
 
  
Circuit Seri
+
 
 +
==Impedansi==
 +
 
 +
Kombinasi  resistansi  dengan  reaktansi  disebut  Impedansi  (Z).  Resistansi  dan reaktansi tersebut dapat paralel dan dapat juga seri.
 +
 
 +
 
 +
 
 +
==Circuit Seri==
 +
 
 +
 
 +
 
 +
 
 +
==Circuit Paralel==
 +
 
  
  
Circuit Paralel
 
  
 +
==Efek Piezoelectric==
  
 +
Jenis-­jenis kristal tertentu mempunyai sifat dapat membangkitkan muatan listrik bila pada permukaannya diberikan tekanan mekanik dan sebaliknya akan dapat menimbulkan tegangan mekanik bila pada permukaan tersebut diberikan muatan listrik, sifat in disebut efek piezoelectric.
  
Efek Piezoelectric
 
Jenis-­jenis kristal tertentu mempunyai sifat dapat membangkitkan muatan listrik bila pada permukaannya diberikan tekanan mekanik dan sebaliknya akan dapat menimbulkan tegangan mekanik bila pada permukaan tersebut diberikan muatan listrik, sifat in disebut efek piezoelectric.
 
  
Transformator
+
 
Trafo adalah dua kumparan di atas suatu  inti.  Kumparan input disebut  primer (p) dan kumparan output disebut sekunder (s).  
+
==Transformator==
 +
 
 +
Trafo adalah dua kumparan di atas suatu  inti.  Kumparan input disebut  primer (p) dan kumparan output disebut sekunder (s).  
  
  
Line 188: Line 257:
 
I = arus dalam Ampere ; V = voltage dalam Volt ; N = jumlah lilitan.  
 
I = arus dalam Ampere ; V = voltage dalam Volt ; N = jumlah lilitan.  
  
Circuit Rectifier atau Penyearah
 
  
Frequency pada Resonance Circuit  
+
==Circuit Rectifier atau Penyearah==
Dalam resonance circuit jumlah capacitive dan inductive reactansinya nol, frekuensi resonansinya adalah:
+
 
 +
 
 +
 
 +
 
 +
==Frequency pada Resonance Circuit==
 +
 
 +
Dalam resonance circuit jumlah capacitive dan inductive reactansinya nol, frekuensi resonansinya adalah:
  
  
 
                                                        
 
                                                        
  
Faktor Q suatu Resonance Circuit  
+
==Faktor Q suatu Resonance Circuit==
Faktor Q suatu resonance circuit menggambarkan kualitasnya. Yang berpengaruh besar terhadap faktor Q adalah induktornya.
+
 
 +
Faktor Q suatu resonance circuit menggambarkan kualitasnya. Yang berpengaruh besar terhadap faktor Q adalah induktornya.
  
  
Line 218: Line 293:
 
   f =  frekuensi dalam MHz.  
 
   f =  frekuensi dalam MHz.  
  
Radiation Resistance
 
Antena yang ideal merupakan resonance circuit, hanya mempunyai resistansi murni yang disebut  Radiation Resistance. Misalnya radiation resistance suatu antena diketahui 50 OHM, sedangkan arus antena sebesar 1 Ampere, maka didapatkan Power pancaran antena adalah:
 
  
  
 +
==Radiation Resistance==
 +
 +
Antena yang ideal merupakan resonance circuit, hanya mempunyai resistansi murni yang disebut  Radiation Resistance. Misalnya radiation resistance suatu antena diketahui 50 OHM, sedangkan arus antena sebesar 1 Ampere, maka didapatkan Power pancaran antena adalah:
 +
 +
 +
 +
 +
==Amplifier==
  
 +
Berbagai circuit dasar amplifier transistor adalah  common base,  common emitor dan common colector, sebagai berikut ini.
 +
           
  
Amplifier
+
                                     
Berbagai circuit dasar amplifier transistor adalah  common base,  common emitor dan common colector, sebagai berikut ini.
+
==Oscilator==
                                                 
 
Oscilator  
 
Suatu  bagian  penting  pada  pesawat  radio  adalah  osilator.  Osilator  dapat  dibuat dengan kristal atau dengan L­C circuit, ada dua jenis osilator L­C yang terkenal, yaitu,
 
  
Osilator Hartley
+
Suatu  bagian  penting  pada  pesawat  radio  adalah  osilator.  Osilator   dapat  dibuat dengan kristal atau dengan L­C circuit, ada dua jenis osilator L­C yang terkenal, yaitu,
  
 +
==Osilator Hartley==
  
  
Line 242: Line 323:
  
  
Oscilator Colpitts
 
  
 +
==Oscilator Colpitts==
  
  
Line 251: Line 332:
  
  
Circuit Dasar Filter  
+
 
 +
==Circuit Dasar Filter==
 +
 
Beberapa circuit dasar low­pass, high pass dan band­pass filter terlihat pada gambar berikut ini.
 
Beberapa circuit dasar low­pass, high pass dan band­pass filter terlihat pada gambar berikut ini.
  
Low Pass Filter
+
 
 +
==Low Pass Filter==
 +
 
  
  
  
  
 +
==High Pass Filter==
  
High Pass Filter
 
  
  
Line 269: Line 354:
  
  
 +
==Band Pass Filter==
  
Band Pass Filter
 
  
  
Line 279: Line 364:
  
  
 +
==Kelas RF Amplifier==
  
Kelas RF Amplifier                                             
 
  
Kelas A : Output linear satu gelombang penuh.  
+
Kelas A : Output linear satu gelombang penuh.  
  
Kelas AB : Output setengah gelombang lebih  
+
Kelas AB : Output setengah gelombang lebih  
 
   
 
   
Kelas B : Output setengah gelombang  
+
Kelas B : Output setengah gelombang  
 
   
 
   
Kelas C : Output kurang dari 1/2 gelombang, efisiensi sampai 80%.  
+
Kelas C : Output kurang dari 1/2 gelombang, efisiensi sampai 80%.  
  
Kelas A biasanya  digunakan  untuk  signal  kecil  atau  power  RF  amplifier  single  ended,  
+
Kelas A biasanya  digunakan  untuk  signal  kecil  atau  power  RF  amplifier  single  ended,  
 
sedangkan kelas B dab AB digunakan pada RF amplifier push­pull. Kelas C lebih banyak digunakan di pemancar frekuensi tinggi terutama jika digunakan modulasi FM.
 
sedangkan kelas B dab AB digunakan pada RF amplifier push­pull. Kelas C lebih banyak digunakan di pemancar frekuensi tinggi terutama jika digunakan modulasi FM.

Revision as of 18:04, 6 February 2008

Sumber: Sunarto ­ YB0USJ/SK


Elektromagnet

Listrik dan magnet adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan, setiap ada listrik tentu ada magnet dan sebaliknya. Misalnya ada gulungan kawat tembaga dan pada gulungan tersebut kita alirkan listrik, maka akan timbul medan magnet, sebaliknya apabila kita menggerakkan magnet dekat gulungan tersebut, akan timbul listrik dalam gulungan itu.

Kalau kita mempelajari sifat­sifat listrik, maka kita bayangkan listrik itu sebagai air. Ia dapat tertampung dan diam pada suatu tempat dan bisa juga mengalir melalui suatu pipa. Listrik akan mengalir bila ada perbedaan potensial atau perbedaan tekanan (voltage). Gaya yang menyebabkan listrik mengalir dinamakan Elektromotive Force (EMF).

Kalau listrik mengalir akan timbul gaya yang menahan lajunya aliran itu, gaya ini disebut Resistansi. Bahan yang mudah sekali mengalirkan listrik dinamakan Konduktor dan yang tidak bisa mengalirkan listrik dinamakan Isolator. Perak, tembaga, emas dan aluminum berturut­turut adalah konduktor yang baik. Bahan yang pada kondisi tertentu menjadi konduktor dan pada kondisi lain menjadi isolator disebut Semikonduktor.

Komponen elektronik yang dibuat untuk menahan aliran listrik dinamakan Resistor. Suatu Kondensator adalah komponen elektronik yang dibuat untuk dapat mewadahi listrik. Suatu kumparan kalau dialiri listrik bisa menimbulkan medan magnet dan timbulnya medan magnet, komponen elektronik ini disebut Induktor.

Listrik bisa mengalir ke satu arah saja dinamakan arus searah atau DC dan bisa juga alirannya bolak­balik disebut arus bolak­balik atau AC. Jumlah bolak­balik arah setiap detiknya dinamakan Frekuensi. Magnet

Apabila kawat tembaga yang dililitkan pada sebatang besi dialiri listrik, batang besi tersebut akan menjadi magnetis. Tetapi kalau aliran listrik diputus, besi tidak magnetis lagi. Batang besi itu disebut megnet temporer, misalnya terdapat pada reley. Bila setelah listrik diputus, besi masih magnetis, maka batang besi itu disebut magnet permanen.


Solenoid

Arah medan magnet sesuai hukum Corkscrew dari Maxwell, kalau diputar ke kanan menuju ke depan (yang depan itu kutub utara magnet).


Permeability

Permeability relatif bahan untuk inti lilitan adalah:


B = flux density H = gaya magnetik


Gelombang elektromagnet

Dalam perambatannya, gelombang magnet dan listrik selalu bersama­sama. Medan magnet selalu tegaklurus dengan medan listrik dan kedua-­duanya tegak lurus dengan arah perambatan.


Listrik

Untuk keperluan perhitungan listrik dan untuk pembuatan rumus­rumus, digunakan symbol serta satuan­-satuan listrik sebagai berikut ini.

                                SYMBOL DAN SATUAN LISTRIK

NAMA SYMBOL SATUAN SINGKATAN Muatan Listrik q Coulomb Arus I Ampere A Voltage E atau V Volt V Waktu t Detik s

Resistansi R Ohm Kapasitansi C Farad F Induktansi L Henry H Power W atau P Watt W Frekuensi f Hertz Hz

Panj.Gelombang Meter m


Ekspresi Numerik Dalam Elektronika

Agar rumus dan perhitungan menjadi lebih praktis, angka­angka yang besar sekali dan yang kecil sekali diberikan ekspresi ringkas.

GIGA	  (G)	= 1.000.000.000 
MEGA	  (M)	= 1.000.000 
KILO	  (k)	= 1.000 
MILLI	  (m)	= 0.001 
MIKRO    (μ)	= 0.000.001 
NANO	  (n)	= 0.000.000.001 
PIKO	  (p)	= 0.000.000.000.001 


Dalam penulisan, singkatan­-singkatan tersebut digunakan sebagai pengganti tanda baca koma, misalnya 1,5K dituliskan 1K5 dan sebagainya.


Hukum Ohm

Besarnya arus listrik yang mengalir dalam suatu konduktor sama dengan perbedaan potensial dibagi dengan resistansinya.


I = arus dalam Ampere E = emf dalam Volt R = resistansi dalam Ohm.


Hukum Kirchoff 1

Jumlah arus menuju suatu titik cabang sama dengan jumlah arus yang meninggalkannya.


Hukum Kirchoff 2

Jumlah EMF dan penurunan potensial dalam suatu circuit tertutup sama dengan nol.


Voltage Puncak dan Voltage Root­Mean­Square (RMS)

Bila kita mengukur voltage arus bolak­balik, maka yang terukur adalah Voltage Root­ Mean­ Square (RMS) yang disebut juga Voltage effektif.

VP = 1.414 Vrms Vrms = 0.707 VP

VP = Voltage puncak Vrms = Voltage rms


Daya Listrik (Power)

Untuk menghitung daya suatu arus listrik digunakan rumus.


P = power dalam Watt : E = EMF dalam Volt ; I = arus dalam Ampere.


Pengertian dB (decibel)

Untuk menyatakan perbandingan dua power, misalnya P1 dan P2 dalam elektronika digunakan decibel.


Untuk menyatakan Gain suatu amplifier / penguat, bila impedansi input dan outputnya sama, digunakan.


atau



Resistansi

Tahanan terhadap mengalirnya arus listrik


Resistor Seri

Resistor yang dihubungkan secara seri, resitansi totalnya membesar.



Resistor Paralel

Resistor yang dihubungkan paralel, resitansi totalnya menjadi lebih kecil.





Kapasitansi

Kemampuan menyimpan muatan listrik dalam suatu dialekrik.


Kapasitor Paralel

Kapasitorr yang dihubungkan paralel, kapasitansi totalnya membesar.





Kapasitor Seri

Kapasiotor yang dihubungkan seri, kapasitansi totalnya menjadi kecil.



Capacitive Reactance

Tahanan arus listrik AC dalam kapasitor disebut reaktansi kapasitif () dalam Ohm



f = frekuensi dalam Hertz ; C = kapasitansi dalam Farad


Induktansi

Kemampuan conductor membangkitkan induksi listrik bila arus AC melewatinya


Induktor Seri

Induktor yang dihubungkan seri, induktansi totalnya menjadi lebih besar.


Induktor Paralel

Induktor yang dihubungkan paralel, induktansi totalnya menjadi lebih kecil.



Inductive Reactance

Tahanan arus listrik AC dalam induktor disebut reaktansi induktif () dalam Ohm


f = frekuensi dalam Hertz ; L = induktansi dalam Henry


Impedansi

Kombinasi resistansi dengan reaktansi disebut Impedansi (Z). Resistansi dan reaktansi tersebut dapat paralel dan dapat juga seri.


Circuit Seri

Circuit Paralel

Efek Piezoelectric

Jenis-­jenis kristal tertentu mempunyai sifat dapat membangkitkan muatan listrik bila pada permukaannya diberikan tekanan mekanik dan sebaliknya akan dapat menimbulkan tegangan mekanik bila pada permukaan tersebut diberikan muatan listrik, sifat in disebut efek piezoelectric.


Transformator

Trafo adalah dua kumparan di atas suatu inti. Kumparan input disebut primer (p) dan kumparan output disebut sekunder (s).


I = arus dalam Ampere ; V = voltage dalam Volt ; N = jumlah lilitan.


Circuit Rectifier atau Penyearah

Frequency pada Resonance Circuit

Dalam resonance circuit jumlah capacitive dan inductive reactansinya nol, frekuensi resonansinya adalah:



Faktor Q suatu Resonance Circuit

Faktor Q suatu resonance circuit menggambarkan kualitasnya. Yang berpengaruh besar terhadap faktor Q adalah induktornya.


atau


Dimana . Bila resistansi kawat induktor kecil, maka faktor Q menjadi besar, berarti kualitas resonance circuit makin tinggi. Antena Panjang gelombang radio di udara adalah :


Panjang gelombang radio pada logam (antena) adalah:


= panjang gelombang dalam meter.

  f 	=  frekuensi dalam MHz. 


Radiation Resistance

Antena yang ideal merupakan resonance circuit, hanya mempunyai resistansi murni yang disebut Radiation Resistance. Misalnya radiation resistance suatu antena diketahui 50 OHM, sedangkan arus antena sebesar 1 Ampere, maka didapatkan Power pancaran antena adalah:



Amplifier

Berbagai circuit dasar amplifier transistor adalah common base, common emitor dan common colector, sebagai berikut ini.


Oscilator

Suatu bagian penting pada pesawat radio adalah osilator. Osilator dapat dibuat dengan kristal atau dengan L­C circuit, ada dua jenis osilator L­C yang terkenal, yaitu,

Osilator Hartley

Oscilator Colpitts

Circuit Dasar Filter

Beberapa circuit dasar low­pass, high pass dan band­pass filter terlihat pada gambar berikut ini.


Low Pass Filter

High Pass Filter

Band Pass Filter

Kelas RF Amplifier

Kelas A	: Output linear satu gelombang penuh. 
Kelas AB	: Output setengah gelombang lebih 

Kelas B	: Output setengah gelombang 

Kelas C	: Output kurang dari 1/2 gelombang, efisiensi sampai 80%. 

Kelas A biasanya digunakan untuk signal kecil atau power RF amplifier single ended, sedangkan kelas B dab AB digunakan pada RF amplifier push­pull. Kelas C lebih banyak digunakan di pemancar frekuensi tinggi terutama jika digunakan modulasi FM.