Beberapa Catatan Tentang QSL Card dari YB9BU

From OnnoWiki
Revision as of 17:31, 5 August 2009 by Onnowpurbo (talk | contribs)
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)
Jump to navigation Jump to search
Date: Sun, 18 May 2008 09:36:04 -0700 (PDT)
From: Kadek Kariana SP <yb9bu@yahoo.com>
Reply-To: orari-news@yahoogroups.com
To: orari-news@yahoogroups.com
Subject: [orari-news] QSL CARD  -  QSL CARD  -  QSL CARD plus IOTA PROGRAMME


Dear All,

Kalau saya amat-amati secara seksama,saya banyak menerima QSL cards dari teman-teman di YB-land baik itu yang siaga,penggalang dan bahkan penegak,sepertinya masih cukup banyak juga diantara kita yang membuat QSL cards belum dengan data-data yang lengkap,apalagi bahkan dari rekan yang sudah memulai ataupun yang sudah sering DX-ing ke manca negara.

Sebenarnya,sudah sering kali ditulis pada beberapa buku paket latih diri ORARI sejak jamannya Alm YB0AY OM Barata,mengenai hal ini. Ambil saja contohnya pada Paket Latih Diri seri ke-2 yang diterbitkan ORPUS tahun 1991 tentang SWL dan QSL CARD,pada halaman 10-11 jelas ditulis tentang kelengkapan data yang harus dipatuhi bagi seorang amatir,disamping ukuran standard nya yang 140 x 90 mm atau 150 x 100 mm,adalah kelengkapan Qsl card berupa QTH LOCATOR,ITU ZONE dan CQ ZONE. Ini masih banyak yang saya amati kurang diperhatikan,bahkan kalaupun diisi,ada beberapa pencetakannya OI ditulis 01 dst.

Bahkan pada bulletin m_ORARI edisi pertama Juli 2007,sudah ditulis lagi oleh OM Gjellani,YB1GJS yang Biro Qsl & Nugraha ORPUS,dalam tulisan Pedoman Kartu Qsl,jelas-jelas ditekankan kalau QTH Locator,ITU & CQ Zone adalah wajib.

Disini perlu juga saya tambahkan juga,kalau diantara rekan-rekan sudah berkiprah di dunia komunikas jarak jauh (DX-ing) perlu diketahui juga,disamping bebrapa program seperti DXCC dll,ada satu program lagi yang lebih tegas dalam rules nya yaitu : Nama Pulau & Nomor IOTA harus jelas tertulis pada Qsl card dan tidak boleh ditulis dengan tangan. Kenapa ? Karena dalam pertukaran QSl cards,tentunya kedua belah fihak haruslah saling menyenangkan. Jangan sampai kita menerima Qsl card dari LN begitu kita anggap berharga,tapi rekan kita di LN yang menerima Qsl card balasan dari kita bisa komplain hanya karena mereka punya kartu yang dianggap tidak valid oleh IOTA Logchecker-nya sebab kartu kita tidak lengkap datanya. Apakah kita mau dianggap merugikan orang lain ? Semoga tidak,dan mulai sekarang kita lebih memperhatikan Qsl card milik kita,karena sebagai negara kepulauan yang punya belasan ribu pulau,tentu kita punya arti penting bagi IOTA Chaser's di seluruh dunia dan selanjutnya kita selalu saling mengingatkan demi kebaikan bersama. Di dunia amatir Inernational kini banyak pemburu awards seperti CQ Zone,ITU Zone dan QTH Locator juga,bahkan yang terakhir ada Award Lighthouse,jadi kalau pas Anda berada pada QTH yang ada mercu suarnya,perlu juga dicantumkan nomor lighthouse-nya,karena secara tidak langsung kita memberikan kontribusi buat Amatir Dunia. Program yang terakhir ini dikomandoi oleh seorang IOTA Logcheker di USA yaitu Don,W9DC.

Sekali lagi,berhati-hatilah kalau membuat Qsl cards,aapalgi kartu tsb akan menyebar ke manca negara,kita dikomplain satu orang saja,nama kita bisa "terkenal" di seantero dunia.

Bukankah Qsl card itu juga penting ? Ingat lho Kepmen 49 Tahun 2002 yang masih berlaku sampai sekarang,salah satu persyaratan naik tingkat dari YD/YG ke YC/YF terus ke YB/YE harus punya Qsl cards sesuai yang ditetapkan. Bahkan dari YC/YF ke YB/YE harus punya Qsl cards LN,sehingga amat tidak mungkin kiranya seorang Penegak tidak pernah melakukan DX-ing,tentunya setelah Kepmen 49 Tahun 2002 diberlakukan. Kalaupun ada Awards yang bisa diklaim hanya dengan mengirimkan logsheet Contest misalnya,itu tergantung kebijakan Award Mgr nya saja,itu sah-sah saja. Tapi Award bergengsi seperti DXCC,IOTA dll,Qsl cards adalah wajib dikirim plus beaya pengembalian kartu kita setelah diverifikasi dan harus aslinya dikirim alias foto copynyapun tidak berlaku.

Semoga tulisan ini ada manfaatnya.

73 de Kadek,YB9BU.