Aktifasi Wordpress Multisite

From OnnoWiki
Jump to navigation Jump to search

Salah satu kelebihan wordpress versi 3.0 adalah fasilitas multisite nya. Versi sebelumnya, tidak ada fasilitas ini, tapi ada Wordpress Multi User (WPMU) yang terpisah dengan wordpress biasa. Di versi 3.0 ini, wordpress multi user sudah tidak ada lagi, sebagai gantinya wordpress 3.0 ditambahkan fungsi multisite nya.


Edit file /var/www/wordpress/wp-config.php

Sebelum memulai aktifasi fitur multi-site (multi user), edit file /var/www/wordpress/wp-config.php

 cd /var/www/wordpress/
 nano wp-config.php

tambahkan kode berikut:

define('WP_ALLOW_MULTISITE', true);

Tambahkan kode tersebut sebelum baris /* That’s all, stop editing! Happy blogging. */.

Network Setup

Masuk Dashboard, secara otomatis akan ada tambahan menu network setup di 'tools'. Seperti gambar dibawah ini

Wpms2.png

Aktifasi mod_rewrite di apache (ini sangat penting)

cara mengaktifkannya, ketikkan kode berikut di terminal :

 sudo a2enmod rewrite 

dengan perintah diatas, maka kita bisa melihat file rewrite.load di /etc/apache2/mod-enabled dan untuk lebih meyakinkan lagi, anda bisa membuat file php yang isinya : <?php phpinfo(); ?>

Edit file /etc/apache2/site-enable/000-default

 cd /etc/apache2/site-enable/
 vi 000-default

edit : AllowOverride none menjadi AllowOverride all

sample kurang lebih sebagai berikut:

 #<Directory /var/www/>
 <Directory /home/ezwan/public_html>
 Options Indexes FollowSymLinks MultiViews
 AllowOverride all
 Order allow,deny
 allow from all
 </Directory>

Restart apache dengan perintah di terminal/console:

 sudo /etc/init.d/apache2 restart

Aktifasi Multisite

Klik pada tombol "install" yang tersedia

Akan muncul seperti gambar dibawah ini. Ikuti langkah - langkahnya : [inti dari multisite]

Wpms.png

a. Buat sebuah direktori baru di dalam wp-content dengan nama blogs.dir

ketikkan kode ini diterminal :

 mkdir blogs.dir

b. Tambahkan baris kode konfigurasi hasil generate yang diberikan pada point 2 hasil instalasi pada langkah ke-3 diatas ke dalam file wp-config.php.

Buka wp-config.php

 nano wp-config.php

Tambahkan kode dibawah ini sebelum baris /* That’s all, stop editing! Happy blogging. */).

 define( 'MULTISITE', true );
 define( 'SUBDOMAIN_INSTALL', false );
 $base = '/';
 define( 'DOMAIN_CURRENT_SITE', 'localhost' );
 define( 'PATH_CURRENT_SITE', '/' );
 define( 'SITE_ID_CURRENT_SITE', 1 );
 define( 'BLOG_ID_CURRENT_SITE', 1 );

c. Tambahkan file .htaccess dalam /var/www/wordpress dengan kode dibawah ini

buka file .htaccess

 nano .htaccess

masukkan kode dibawah ini

 RewriteEngine On
 RewriteBase /
 RewriteRule ^index\.php$ - [L]
 RewriteRule ^([_0-9a-zA-Z-]+/)?files/(.+) wp-includes/ms-files.php?file=$2 [L]
 RewriteRule ^([_0-9a-zA-Z-]+/)?wp-admin$ $1wp-admin/ [R=301,L]
 RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} -f [OR]
 RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} -d
 RewriteRule ^ – [L]
 RewriteRule ^([_0-9a-zA-Z-]+/)?(wp-(content|admin|includes).*) $2 [L]
 RewriteRule ^([_0-9a-zA-Z-]+/)?(.*\.php)$ $2 [L]
 RewriteRule . index.php [L]

Setelah Anda menyelesaikan langkah-langkah diatas, sekarang fitur multi-site (multi user) blog anda telah terkonfigurasi dan aktif. Silakan kembali ke halaman awal dashboard.

sekarang pada dashboard anda terdapat panel menu baru dengan nama Super Admin. Selamat anda telah memiliki sebuah blog multi-site.

Pranala Menarik