PRAKTEK 4: Analisis Trafik Jaringan

From OnnoWiki
Revision as of 05:43, 23 January 2026 by Onnowpurbo (talk | contribs) (Created page with " PRAKTEK 4: Analisis Trafik Jaringan Modul ini dirancang praktis dan membumi, seperti yang biasa dibutuhkan di keamanan jaringan nyata: membaca trafik, memahami apa yang benar...")
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)
Jump to navigation Jump to search

PRAKTEK 4: Analisis Trafik Jaringan Modul ini dirancang praktis dan membumi, seperti yang biasa dibutuhkan di keamanan jaringan nyata: membaca trafik, memahami apa yang benar-benar lewat di kabel, dan menyadari perbedaan fundamental antara komunikasi aman dan tidak aman. Semua praktik menggunakan Ubuntu Linux 24.04, open-source tools, tanpa software proprietary, dan reproducible di lab kampus maupun laptop pribadi. Tujuan Setelah modul ini, mahasiswa mampu: Membaca dan memahami trafik jaringan mentah Mengidentifikasi packet, protocol, dan payload Menemukan data sensitif yang bocor Membandingkan trafik tidak aman (HTTP) vs trafik aman (HTTPS/TLS) Menarik kesimpulan keamanan berbasis bukti Mindset penting: Keamanan jaringan bukan asumsi — tapi hasil observasi. Konsep Dasar (Wajib Dipahami) Packet Unit data terkecil di jaringan. Satu request web → puluhan packet. Setiap packet berisi: Header (alamat, protokol) Payload (isi data) Protocol Aturan komunikasi, contoh: HTTP → teks polos HTTPS (TLS) → terenkripsi DNS → pencarian nama TCP/UDP → transport

Payload Bagian paling berbahaya jika tidak dienkripsi Contoh payload: Username Password Token login Cookie sesi Jika payload terbaca, maka siapa pun di jaringan bisa membacanya Tools Utama Wireshark Network protocol analyzer Open source Digunakan oleh: Network engineer Security analyst Forensic investigator Persiapan Lingkungan (Ubuntu 24.04) Install Wireshark

sudo apt update sudo apt install wireshark -y Saat instalasi: Pilih Yes → allow non-root users capture packets Tambahkan user ke group wireshark: sudo usermod -aG wireshark $USER newgrp wireshark Cek Interface Jaringan ip a Biasanya: eth0 (LAN) wlan0 (WiFi) Praktik 1 — Capture Trafik HTTP (Tidak Aman) Tujuan Melihat data sensitif terbaca jelas Langkah 1 — Jalankan Wireshark

wireshark Pilih interface aktif → Start Capture Langkah 2 — Akses Website HTTP Gunakan terminal: curl http://httpbin.org/get Atau buka browser: http://neverssl.com Langkah 3 — Filter HTTP di Wireshark Di filter bar: http Klik salah satu packet → lihat: Request Method Host URI Payload Analisis Perhatikan: URL terbaca Parameter GET terbaca Header lengkap Kesimpulan sementara: HTTP tidak melindungi isi komunikasi

Praktik 2 — Simulasi Data Sensitif Bocor Kirim Data Login Palsu (HTTP)

curl -X POST http://httpbin.org/post \ -d "username=student&password=rahasia123" Di Wireshark: Expand HTML Form URL Encoded Password terlihat jelas Fakta Penting Jika ini: WiFi publik Jaringan kampus Jaringan kantor Password bisa dicuri tanpa hacking akun Praktik 3 — Capture Trafik HTTPS (Aman) Akses HTTPS

curl https://httpbin.org/get Filter: tls Atau: tcp.port == 443 Apa yang Terlihat TLS Handshake Certificate exchange Encrypted Application Data Payload tidak terbaca

Perbandingan HTTP vs HTTPS

Aspek HTTP HTTPS Payload Terbaca Terenkripsi Password Bocor Aman Integrity Tidak ada Ada Authentication Tidak ada Sertifikat




Praktik 4 — Analisis Metadata HTTPS Walaupun isi terenkripsi, metadata tetap terlihat Yang masih bisa dilihat: IP tujuan Domain (SNI) Waktu koneksi Ukuran data Ini penting untuk: Traffic analysis Censorship Monitoring Diskusi Keamanan HTTPS melindungi isi, bukan pola VPN menyembunyikan metadata sebagian Keamanan = layered decision Praktik 5 — Capture & Analisis dengan Python (Advanced) Install Library

sudo apt install python3-pip -y pip install scapy Script Capture Packet Sederhana

from scapy.all import sniff

def analyze(packet):

   if packet.haslayer("IP"):
       print(packet["IP"].src, "->", packet["IP"].dst)

sniff(prn=analyze, count=10) Catatan: Python cocok untuk: Automation Detection Logging Bukan GUI inspection (Wireshark tetap utama) Output yang Wajib Dikumpulkan Screenshot HTTP payload terbaca HTTPS payload terenkripsi Filter yang digunakan Laporan Singkat (1–2 halaman) Wajib menjawab: Apa perbedaan HTTP & HTTPS dari hasil capture? Data apa yang berisiko bocor? Mengapa HTTPS lebih aman? Apakah HTTPS sepenuhnya aman? Jelaskan. Refleksi Penting untuk Mahasiswa Keamanan jaringan bukan teori kriptografi. Ia terlihat jelas saat kamu membuka packet.



Pranala Menarik