PRAKTEK 4: Analisis Trafik Jaringan
Modul ini dirancang praktis dan membumi, seperti yang biasa dibutuhkan di keamanan jaringan nyata: membaca trafik, memahami apa yang benar-benar lewat di kabel, dan menyadari perbedaan fundamental antara komunikasi aman dan tidak aman.
Semua praktik menggunakan Ubuntu Linux 24.04, open-source tools, tanpa software proprietary, dan reproducible di lab kampus maupun laptop pribadi.
Tujuan
Setelah modul ini, mahasiswa mampu:
- Membaca dan memahami trafik jaringan mentah
- Mengidentifikasi packet, protocol, dan payload
- Menemukan data sensitif yang bocor
- Membandingkan trafik tidak aman (HTTP) vs trafik aman (HTTPS/TLS)
- Menarik kesimpulan keamanan berbasis bukti
Mindset penting: Keamanan jaringan bukan asumsi — tapi hasil observasi.
Konsep Dasar (Wajib Dipahami)
Packet
Unit data terkecil di jaringan. Satu request web → puluhan packet.
Setiap packet berisi:
- Header (alamat, protokol)
- Payload (isi data)
Protocol
Aturan komunikasi, contoh:
- HTTP → teks polos
- HTTPS (TLS) → terenkripsi
- DNS → pencarian nama
- TCP/UDP → transport
Payload
Bagian paling berbahaya jika tidak dienkripsi
Contoh payload:
- Username
- Password
- Token login
- Cookie sesi
Jika payload terbaca, maka siapa pun di jaringan bisa membacanya
Tools Utama
Wireshark
- Network protocol analyzer
- Open source
- Digunakan oleh:
- Network engineer
- Security analyst
- Forensic investigator
Persiapan Lingkungan (Ubuntu 24.04)
Install Wireshark
sudo apt update sudo apt install wireshark -y
Saat instalasi:
Pilih Yes → allow non-root users capture packets Tambahkan user ke group wireshark:
sudo usermod -aG wireshark $USER newgrp wireshark
Cek Interface Jaringan
ip a
Biasanya:
eth0 (LAN) wlan0 (WiFi)
Praktik 1 — Capture Trafik HTTP (Tidak Aman)
Tujuan
- Melihat data sensitif terbaca jelas
Langkah 1 — Jalankan Wireshark
wireshark
Pilih interface aktif → Start Capture
Langkah 2 — Akses Website HTTP
Gunakan terminal:
curl http://httpbin.org/get
Atau buka browser:
http://neverssl.com
Langkah 3 — Filter HTTP di Wireshark
Di filter bar:
http
Klik salah satu packet → lihat:
- Request Method
- Host
- URI
- Payload
Analisis
Perhatikan:
- URL terbaca
- Parameter GET terbaca
- Header lengkap
Kesimpulan sementara:
HTTP tidak melindungi isi komunikasi
Praktik 2 — Simulasi Data Sensitif Bocor
Kirim Data Login Palsu (HTTP)
curl -X POST http://httpbin.org/post \ -d "username=student&password=rahasia123"
Di Wireshark:
- Expand HTML Form URL Encoded
- Password terlihat jelas
Fakta Penting
Jika ini:
- WiFi publik
- Jaringan kampus
- Jaringan kantor
Password bisa dicuri tanpa hacking akun
Praktik 3 — Capture Trafik HTTPS (Aman)
Akses HTTPS
curl https://httpbin.org/get Filter: tls Atau: tcp.port == 443 Apa yang Terlihat TLS Handshake Certificate exchange Encrypted Application Data Payload tidak terbaca
Perbandingan HTTP vs HTTPS
Aspek HTTP HTTPS Payload Terbaca Terenkripsi Password Bocor Aman Integrity Tidak ada Ada Authentication Tidak ada Sertifikat
Praktik 4 — Analisis Metadata HTTPS
Walaupun isi terenkripsi, metadata tetap terlihat
Yang masih bisa dilihat:
IP tujuan
Domain (SNI)
Waktu koneksi
Ukuran data
Ini penting untuk:
Traffic analysis
Censorship
Monitoring
Diskusi Keamanan
HTTPS melindungi isi, bukan pola
VPN menyembunyikan metadata sebagian
Keamanan = layered decision
Praktik 5 — Capture & Analisis dengan Python (Advanced)
Install Library
sudo apt install python3-pip -y pip install scapy Script Capture Packet Sederhana
from scapy.all import sniff
def analyze(packet):
if packet.haslayer("IP"):
print(packet["IP"].src, "->", packet["IP"].dst)
sniff(prn=analyze, count=10) Catatan: Python cocok untuk: Automation Detection Logging Bukan GUI inspection (Wireshark tetap utama) Output yang Wajib Dikumpulkan Screenshot HTTP payload terbaca HTTPS payload terenkripsi Filter yang digunakan Laporan Singkat (1–2 halaman) Wajib menjawab: Apa perbedaan HTTP & HTTPS dari hasil capture? Data apa yang berisiko bocor? Mengapa HTTPS lebih aman? Apakah HTTPS sepenuhnya aman? Jelaskan. Refleksi Penting untuk Mahasiswa Keamanan jaringan bukan teori kriptografi. Ia terlihat jelas saat kamu membuka packet.