Difference between revisions of "OS: Alur Belajar OBE"

From OnnoWiki
Jump to navigation Jump to search
(Created page with "==Posisi Mata Kuliah Sistem Operasi Lanjutan== Mata kuliah Sistem Operasi menempati posisi strategis dalam kurikulum Teknik Informatika / Sistem Informasi, karena berada tepa...")
 
 
Line 110: Line 110:
  
 
==Pranala Menarik==
 
==Pranala Menarik==
 +
 +
* [[Sistem operasi]]

Latest revision as of 09:44, 13 February 2026

Posisi Mata Kuliah Sistem Operasi Lanjutan

Mata kuliah Sistem Operasi menempati posisi strategis dalam kurikulum Teknik Informatika / Sistem Informasi, karena berada tepat di titik transisi antara pengguna sistem dan pembangun sistem. Jika pada mata kuliah dasar mahasiswa belajar menggunakan Linux, maka pada mata kuliah ini mahasiswa diajak untuk membedah, merakit, memodifikasi, dan mengevaluasi sistem operasi secara nyata.

Pendekatan yang digunakan bukan hafalan teori, melainkan eksplorasi langsung terhadap sistem operasi sebagai produk rekayasa (engineering artifact). Mahasiswa tidak hanya mengetahui apa itu kernel, tetapi meng-compile kernel sendiri, tidak hanya mengenal OpenWRT sebagai firmware router, tetapi membangunnya dari source, dan tidak hanya memakai Android, tetapi memahami Android sebagai sistem operasi berbasis Linux.

Dengan basis Ubuntu Server 24.04, mata kuliah ini dirancang relevan dengan:

  • Server modern
  • Embedded system
  • Network operating system
  • Android & mobile system
  • Cloud & virtualized environment

Singkatnya, ini adalah mata kuliah untuk mereka yang ingin naik level dari OS user menjadi OS engineer. CPL – OP – CPMK (Outcome-Based Education)

Mata kuliah ini dirancang sepenuhnya berbasis Outcome-Based Education (OBE), artinya keberhasilan belajar diukur dari kemampuan nyata yang bisa ditunjukkan mahasiswa, bukan sekadar nilai ujian tulis.

CPL (Capaian Pembelajaran Lulusan)

Mata kuliah ini berkontribusi pada CPL berikut:

  • Mampu menganalisis dan membangun sistem komputasi
  • Mampu bekerja pada level sistem dan low-level software
  • Mampu menerapkan open-source engineering secara etis dan profesional

OP (Outcome Program Studi)

Mahasiswa diharapkan mampu:

  • Merancang solusi sistem berbasis Linux & embedded OS
  • Melakukan analisis performa dan tuning sistem
  • Mengintegrasikan sistem operasi dengan jaringan dan aplikasi

CPMK (Capaian Pembelajaran Mata Kuliah)

Setelah menyelesaikan mata kuliah ini, mahasiswa mampu:

  • Menjelaskan arsitektur sistem operasi modern secara ringkas dan tepat
  • Membangun dan mengkonfigurasi Ubuntu Server 24.04 dari nol
  • Meng-compile kernel Linux dan memahami dampaknya
  • Membuat dan menjalankan kernel module sederhana
  • Membangun OpenWRT x86 dan mengkonfigurasi routing & mesh
  • Membangun Android x86 dan menjalankannya di VM
  • Mengevaluasi performa sistem operasi secara terukur

Fokusnya bukan “tahu”, tetapi “bisa melakukan”.

Peta Kompetensi yang Dibangun

Mata kuliah ini secara sadar membentuk profil kompetensi teknis berikut:

1. System Builder

Mahasiswa mampu:

  • Menginstal OS from scratch
  • Mendesain layout disk, network, dan service
  • Mengintegrasikan beberapa OS dalam satu sistem

Ini adalah skill dasar untuk sysadmin, DevOps, dan infrastructure engineer.

2. Kernel Tinkerer

Mahasiswa tidak takut kernel. Mahasiswa mampu:

  • Membaca kernel configuration
  • Mengaktifkan / menonaktifkan fitur kernel
  • Menulis kernel module sederhana
  • Melakukan kernel tuning & benchmarking

Skill ini membedakan user Linux dengan engineer Linux.

3. Embedded & Network OS Engineer

Mahasiswa mampu:

  • Membangun OpenWRT modern
  • Mengkonfigurasi routing, firewall, dan mesh network
  • Memahami OS dalam konteks resource terbatas

Kompetensi ini sangat relevan untuk:

  • IoT
  • Router & network appliance
  • Edge computing

Proporsi Pembelajaran: 30% Teori – 70% Praktik

Mata kuliah ini sengaja tidak teori-heavy.

  • 30% Teori
    • Hanya teori inti yang benar-benar dibutuhkan
    • Fokus pada mental model OS, bukan sejarah panjang
  • 70% Praktik
    • Install
    • Compile
    • Debug
    • Benchmark
    • Integrasi sistem

Teori digunakan sebagai alat bantu praktik, bukan tujuan akhir.

Pendekatan ini membuat mahasiswa:

  • Tidak cepat bosan
  • Lebih percaya diri
  • Berani bereksperimen

Terbiasa membaca dokumentasi teknis

Alur Belajar Berbasis Project & Lab

Alur belajar dirancang seperti alur kerja engineer nyata, bukan seperti buku teks klasik.

  • Virtual Lab Setup - Mahasiswa menyiapkan playground sendiri menggunakan virtualization.
  • Ubuntu Server sebagai Core Platform - Semua eksperimen berangkat dari satu OS inti.
  • Kernel & Low-Level Exploration - Mahasiswa mulai masuk ke dunia kernel, module, dan tuning.
  • Embedded & Network OS (OpenWRT) - OS tidak lagi hanya untuk PC, tapi juga untuk jaringan.
  • Android sebagai Sistem Operasi - Android dipahami sebagai OS, bukan sekadar aplikasi mobile.
  • Integrasi & Proyek Akhir - Semua pengetahuan digabung dalam satu sistem berjalan.

Output akhirnya bukan laporan kosong, tetapi:

  • Sistem yang bisa di-boot
  • Konfigurasi yang bisa diuji
  • Dokumentasi teknis yang masuk akal

Penutup

  • Bab ini menjadi fondasi mental dan arah belajar.
  • Mahasiswa diharapkan masuk ke mata kuliah ini dengan rasa ingin tahu, keberanian mencoba, dan mental builder.
  • Sistem operasi bukan sesuatu yang sakral.
  • Ia dibuat oleh manusia, dan bisa dibuat, dimodifikasi, dan dipahami oleh kita.

Pranala Menarik