Difference between revisions of "OS: Proyek Akhir (OBE-Centric)"

From OnnoWiki
Jump to navigation Jump to search
Line 161: Line 161:
 
hingga mengintegrasikan sistem nyata dan mempertanggungjawabkannya secara akademik.
 
hingga mengintegrasikan sistem nyata dan mempertanggungjawabkannya secara akademik.
 
Jika Anda menyelesaikan proyek akhir ini dengan baik, Anda tidak hanya lulus mata kuliah—Anda siap masuk dunia rekayasa sistem.
 
Jika Anda menyelesaikan proyek akhir ini dengan baik, Anda tidak hanya lulus mata kuliah—Anda siap masuk dunia rekayasa sistem.
 
 
 
==Pranala Menarik==
 
 
* [[Sistem operasi]]
 

Revision as of 19:00, 14 February 2026

BAB 17. Proyek Akhir (OBE-Centric) Dari Pembelajar Sistem Operasi menjadi System Builder & Integrator Posisi Proyek Akhir dalam Alur Sistem Operasi Mengacu pada pendekatan Outcome-Based Education (OBE), proyek akhir bukan tugas tambahan, melainkan alat evaluasi utama untuk memastikan bahwa mahasiswa: Tidak hanya tahu konsep Tidak hanya mampu mengikuti praktikum Tetapi mampu merancang, membangun, dan menjelaskan sistem operasi nyata Proyek akhir menjadi integrasi menyeluruh dari: Kernel Linux User space & toolchain Networking & security OpenWRT & Android Observasi, analisis, dan dokumentasi teknis Prinsip kunci OBE: Yang dinilai bukan “apa yang dipelajari”, tetapi “apa yang bisa dibangun dan dijelaskan”. Aturan Umum Proyek Akhir Setiap proyek akhir WAJIB memenuhi kriteria berikut: Berbasis Linux / Android (open source) Dibangun dan dijalankan nyata, bukan simulasi statis Reproducible (bisa diulang di VM lain) Menggunakan Ubuntu 24.04 sebagai build host Menunjukkan pemahaman OS, bukan sekadar aplikasi Output wajib (untuk semua pilihan proyek): Sistem berjalan Dokumentasi teknis Presentasi & demo Pilihan Proyek Akhir Mahasiswa memilih satu dari beberapa tema berikut. Semua tema setara bobotnya, perbedaannya hanya pada fokus OS engineering. A. Custom Linux Distro Deskripsi Mahasiswa membangun distribusi Linux minimal dari Ubuntu 24.04 atau debootstrap, dengan fokus pada: Boot process Package selection System service Cakupan Teknis Custom root filesystem Kernel bawaan Ubuntu atau custom kernel Init system (systemd minimal) Langkah Umum

sudo debootstrap noble mydistro http://archive.ubuntu.com/ubuntu chroot mydistro /bin/bash Tambahkan service minimal, lalu boot di VM. Fokus penilaian: Pemahaman boot → kernel → user space → service. B. OpenWRT Mesh Router Deskripsi Membangun router OpenWRT dengan kemampuan mesh network (OLSR / BATMAN), dijalankan di VM atau x86 device. Cakupan Teknis Build OpenWRT dari source Konfigurasi routing mesh Firewall & observasi routing behavior Contoh Aktivasi OLSR opkg install olsrd /etc/init.d/olsrd start

Fokus penilaian: Networking stack, routing protocol, dan stabilitas sistem. C. Kernel Tuning Study Deskripsi Studi eksperimen tuning kernel Linux di Ubuntu 24.04 dengan benchmark terukur. Cakupan Teknis sysctl tuning Scheduler & memory tuning Benchmark sebelum–sesudah Contoh Tuning sudo sysctl -w vm.swappiness=10 Bandingkan hasil dengan vmstat, htop, dan iostat. Fokus penilaian: Kemampuan analisis dampak kernel terhadap performa. D. Android x86 Custom ROM Deskripsi Membangun Android x86 custom ROM dari AOSP, dengan modifikasi: Service Default apps Konfigurasi sistem Cakupan Teknis AOSP build Boot Android x86 di VirtualBox Observasi process & security Contoh Observasi adb shell ps -A adb shell getenforce Fokus penilaian: Android sebagai full OS, bukan sekadar platform aplikasi.


E. Hybrid Lab (Ubuntu + OpenWRT + Android) Deskripsi Proyek paling integratif, menggabungkan: Ubuntu sebagai controller OpenWRT sebagai router Android sebagai client Cakupan Teknis Desain topologi jaringan Routing & firewall Service interoperability Security zoning Contoh Alur Nyata Android → OpenWRT → Ubuntu (web/SSH/monitoring) Fokus penilaian: Kemampuan system integration & security-aware design. Dokumentasi Teknis (Wajib & Dinilai) Dokumentasi bukan formalitas, tetapi bagian dari kompetensi engineer. Struktur Minimal Dokumentasi Latar belakang & tujuan proyek Arsitektur sistem (diagram) Langkah implementasi Konfigurasi penting (dengan alasan) Hasil & observasi Kendala & solusi Refleksi pembelajaran OS Tips akademik: Dokumentasi harus cukup jelas sehingga orang lain bisa mengulang proyek Anda.

Presentasi & Demo Presentasi 10–15 menit Fokus pada: Apa yang dibangun Mengapa desainnya demikian Apa yang dipelajari tentang OS Demo Boot system Tunjukkan fungsi utama Jelaskan alur kernel → user space → aplikasi Live Demo lebih bernilai daripada slide indah. Kriteria Penilaian (OBE-Aligned) Aspek Bobot Sistem berjalan 40% Pemahaman OS 25% Dokumentasi teknis 20% Presentasi & demo 15%




Tidak ada nilai tinggi tanpa sistem yang benar-benar berjalan. Refleksi Akademik Melalui proyek akhir ini, mahasiswa membuktikan bahwa ia mampu: Berpikir sebagai system builder Mendesain dan mengintegrasikan OS Menganalisis masalah sistem nyata Mengkomunikasikan solusi teknis secara akademik Ini adalah transisi final dari: mahasiswa pengguna OS → engineer sistem operasi


Penutup Bab ini menutup seluruh perjalanan pembelajaran: Dari memahami konsep OS, ke membangun kernel & OS, hingga mengintegrasikan sistem nyata dan mempertanggungjawabkannya secara akademik. Jika Anda menyelesaikan proyek akhir ini dengan baik, Anda tidak hanya lulus mata kuliah—Anda siap masuk dunia rekayasa sistem.