Difference between revisions of "Membuat Distro Sendiri Secara Manual"

From OnnoWiki
Jump to navigation Jump to search
Line 110: Line 110:
  
  
 +
 +
 +
==Advanced==
 +
 +
===Ubah sources.list==
 +
 +
Kadangkala kita perlu mengubah isi sources.list agar menggunakan repository lokal di jaringan yang kita managed. Ubah file sources.list dalam lingkungan chroot
 +
 +
# cd /etc/apt
 +
# cp sources.list sources.list.original
 +
# vi /etc/apt/sources.list
 +
 +
Isi agar menggunakan repository lokal di jaringan kita, misalnya,
 +
 +
deb ftp://192.168.0.2/pub/repo-9.04/ jaunty main multiverse restricted universe
 +
deb ftp://192.168.0.2/pub/repo-9.04/ jaunty-updates main multiverse restricted universe
 +
deb ftp://192.168.0.2/pub/repo-9.04/ jaunty-security main multiverse restricted universe
 +
deb ftp://192.168.0.2/pub/repo-9.04/ jaunty-backports main multiverse restricted universe
 +
 +
 +
 +
 +
 +
==Cleanup==
 +
 +
Pastikan untuk Be sure to remove any temporary files which are no longer needed, as space on a CD is limited. A classic example is downloaded package files, which can be cleaned out using:
 +
 +
aptitude clean
 +
 +
Or delete temporary files
 +
 +
rm -rf /tmp/* ~/.bash_history
 +
 +
Or nameserver settings
 +
 +
rm /etc/resolv.conf
 +
 +
from within the chroot environment.
 +
 +
now umount (unmount) special filesystems and exit chroot
 +
 +
umount /proc
 +
umount /sys
 +
exit
 +
sudo umount edit/dev
 +
 +
    * Note: if "umount /proc" command fails try "umount -lf /proc"
  
  

Revision as of 11:44, 8 July 2009

Di sini akan di jelaskan teknik membuat LiveCD berbasis Ubuntu. Anda dapat menambah, mengurangi paket program sehingga LiveCD tersebut lebih cocok untuk anda.


Kebutuhan Sistem Pendukung

  1. Harddisk kosong sebesar 3 – 5 GB (semakin besar ruang kosong, semakin dianjurkan)
  2. Memori 512MB dan swap 1 GB (semakin besar memori, semakin dianjurkan)
  3. Paket pendukung squashfs-tools, dchroot, genisoimage dan mkisofs
  4. Program Virtualisasi semacam Qemu, VirtualBox, VM Ware dan lainya
  5. Berkas ISO Ubuntu Live CD Desktop

Persiapan

Instalasi paket pendukung

$ sudo aptitude install squashfs-tools genisoimage qemu dchroot

Load module squashfs

$ sudo modprobe squashfs

Bisa dilihat apakah sudah terload dengan baik menggunakan perintah

$ lsmod

akan keluar kira-kira

Module                  Size  Used by
squashfs               46344  0 


Copy CD Ubuntu LiveCD Desktop Referensi

$ mkdir ~/live
$ mv ubuntu-9.04-desktop-i386.iso ~/live
$ cd ~/live
$ mkdir mnt
$ sudo mount -o loop ubuntu-9.04-desktop-i386.iso mnt
$ mkdir extract-cd
$ rsync --exclude=/casper/filesystem.squashfs -a mnt/ extract-cd


Ekstrak Sistem Desktop

$ mkdir squashfs
$ sudo mount -t squashfs -o loop mnt/casper/filesystem.squashfs squashfs

Extract isi folder squashfs ke folder edit

$ mkdir edit
$ sudo cp -a squashfs/* edit/


Persiapan dan Menggunakan chroot

Jika dibutuhkan sambungan jaringan

$ sudo cp /etc/resolv.conf edit/etc/

Tergantung konfigurasi kita mungkin dibutuhkan untuk mengcopy file host

$ sudo cp /etc/hosts edit/etc/
$ sudo mount --bind /dev/ edit/dev
$ sudo chroot edit
# mount -t proc none /proc
# mount -t sysfs none /sys

Langkah di atas akan mount direktori penting dari system utama kita - jika kita di waktu kemudian ingin men-delete directory edit/, pastikan kita umount directory /proc dan /sys, jika tidak maka system utama kita akan tidak bisa digunakan paling tidak sampai harus di reboot ulang.

Untuk mengatasi isu local dan untuk dapat mengimport GPG keys

# export HOME=/root
# export LC_ALL=C


Customisasi

apt-get

Untuk melihat aplikasi yang terinstall dapat dilihat menggunakan perintah

# dpkg-query -W --showformat='${Installed-Size} ${Package}\n' | sort -nr | less

Jika kita ingin membuat sebuah paket program (nama-paket-program), lakukan menggunakan perintah berikut

# aptitude purge nama-paket-program


Mengubah background GNOME

File background ada di /usr/share/backgrounds. Copy file png ke directory tersebut, atur owner dan hak akses edit file:

  1. /usr/share/gnome-background-properties/ubuntu-wallpapers.xml dan
  2. /usr/share/gconf/defaults/16_ubuntu-artwork atau file lain di directory yang sama. Dengan mengubah tulisan /usr/share/backgrounds/warty-final-ubuntu.png ke file yang kita inginkan.

Kemudian mengubah atau menambahkan atribut ke file konfigurasi lain, seperti, /var/lib/gconf/debian.defaults/%gconf-tree.xml atau /etc/gconf/gconf.xml.defaults/%gconf-tree.xml.


Mengubah nilai gconf (fonts, panels dll.)

Untuk mengubah atribut gconf, kita harus menambahkan nilai yang kita inginkan ke file /etc/gconf/gconf.xml.defaults/%gconf-tree.xml. Menambahkan sebuah nilai ke file tersebut akan mengubah nilai default dari Gnome atau aplikasi lainnya, oleh karenanya kita dapat mengubah fonts, backgrounds, themes, cursors dll.

Dari pada mengubah file tersebut degnan gedit atau text editor lainnya, kita dapat menggunakan gconftool-2 dalam lingkungan chroot, jalankan menggunakan perintah berikut:

# gconftool-2 --direct --config-source xml:readwrite:/etc/gconf/gconf.xml.defaults --type string --set yourkey "yourvalue"

dimana string, yourkey dan where string, yourkey dan yourvalue harus merupakan type, key dan nilai dari yang kita ingin ubah ...



Advanced

=Ubah sources.list

Kadangkala kita perlu mengubah isi sources.list agar menggunakan repository lokal di jaringan yang kita managed. Ubah file sources.list dalam lingkungan chroot

# cd /etc/apt
# cp sources.list sources.list.original
# vi /etc/apt/sources.list

Isi agar menggunakan repository lokal di jaringan kita, misalnya,

deb ftp://192.168.0.2/pub/repo-9.04/ jaunty main multiverse restricted universe
deb ftp://192.168.0.2/pub/repo-9.04/ jaunty-updates main multiverse restricted universe
deb ftp://192.168.0.2/pub/repo-9.04/ jaunty-security main multiverse restricted universe
deb ftp://192.168.0.2/pub/repo-9.04/ jaunty-backports main multiverse restricted universe



Cleanup

Pastikan untuk Be sure to remove any temporary files which are no longer needed, as space on a CD is limited. A classic example is downloaded package files, which can be cleaned out using:

aptitude clean

Or delete temporary files

rm -rf /tmp/* ~/.bash_history

Or nameserver settings

rm /etc/resolv.conf

from within the chroot environment.

now umount (unmount) special filesystems and exit chroot

umount /proc umount /sys exit sudo umount edit/dev

   * Note: if "umount /proc" command fails try "umount -lf /proc" 


Membuat ISO CD

Membuat Manifest

$ chmod +w extract-cd/casper/filesystem.manifest
$ sudo chroot edit dpkg-query -W --showformat='${Package} ${Version}\n' > extract-cd/casper/filesystem.manifest
$ sudo cp extract-cd/casper/filesystem.manifest extract-cd/casper/filesystem.manifest-desktop
$ sudo sed -i '/ubiquity/d' extract-cd/casper/filesystem.manifest-desktop

Compress filesystem

$ sudo rm extract-cd/casper/filesystem.squashfs
$ sudo mksquashfs edit extract-cd/casper/filesystem.squashfs -nolzma

Catatan: opsi -nolzma hanya ada dari Hardy

Set nama image di extract-cd/README.diskdefines

$ sudo vim extract-cd/README.diskdefines

Remove old md5sum.txt dan hitung ulang md5 yang baru

$ sudo -s
$ rm extract-cd/md5sum.txt

atau

$ cd extract-cd && find . -type f -print0 | xargs -0 md5sum > md5sum.draft
$ cat extract-cd/md5sum.draft | grep -v md5sum.txt | grep -v isolinux/boot.cat > extract-cd/md5sum.txt
$ rm extract-cd/md5sum.draft
$ exit

Buat iso

$ cd extract-cd
$ sudo mkisofs -D -r -V "$IMAGE_NAME" -cache-inodes -J -l -b isolinux/isolinux.bin -c isolinux/boot.cat -no-emul-boot -boot-load-size 4 -boot-info-table -o ../ubuntu-9.04.1-desktop-i386-custom.iso .




Pranala Menarik