Difference between revisions of "KVM: Instalasi"

From OnnoWiki
Jump to navigation Jump to search
(New page: Installation Pre-installation checklist Check that your CPU supports hardware virtualization To run KVM, you need a processor that supports hardware virtualization. Intel and AMD both h...)
 
 
(19 intermediate revisions by the same user not shown)
Line 1: Line 1:
Installation
+
==Pre-installation checklist==
  
Pre-installation checklist
+
Periksa apakah CPU kita mendukung virtualisasi hardware
  
Check that your CPU supports hardware virtualization
+
Untuk menjalankan KVM, kita memerlukan prosesor yang mendukung virtualisasi hardware. Intel dan AMD keduanya telah mengembangkan ekstensi untuk prosesor mereka, Intel VT-x (code name Vanderpool) dan AMD-V (code name Pacifica). Untuk melihat apakah prosesor yang kita gunakan mendukung salah satu dari ini, kita dapat memperhatikan output dari perintah ini:
  
To run KVM, you need a processor that supports hardware virtualization. Intel and AMD both have developed extensions for their processors, deemed respectively Intel VT-x (code name Vanderpool) and AMD-V (code name Pacifica). To see if your processor supports one of these, you can review the output from this command:
+
egrep -c '(vmx|svm)' /proc/cpuinfo
  
egrep -c '(vmx|svm)' /proc/cpuinfo
+
Jika 0 berarti CPU kita tidak mendukung virtualisasi hardware.
  
If 0 it means that your CPU doesn't support hardware virtualization.
+
Jika 1 atau lebih maka dia mendukung - tetapi kita masih harus memastikan bahwa virtualisasi diaktifkan di BIOS.
  
If 1 or more it does - but you still need to make sure that virtualization is enabled in the BIOS.
+
Secara default, jika kita boot ke kernel XEN tidak akan menampilkan svm atau vmx flag menggunakan perintah grep. Untuk melihat apakah diaktifkan atau tidak dari Xen, tulis:
  
By default, if you booted into XEN kernel it will not display svm or vmx flag using the grep command. To see if it is enabled or not from xen, enter:
+
cat /sys/hypervisor/properties/capabilities
  
cat /sys/hypervisor/properties/capabilities
+
Kita harus melihat HVM flag di output.
  
You must see hvm flags in the output.
+
Alternatif lain untuk men-cek apakah CPU mendukung virtualisasi hardware,
 +
kita dapat menjalankan:
  
Alternatively, you may execute:
+
apt-get install cpu-checker
 +
kvm-ok
  
kvm-ok
+
akan menghasilkan keluaran seperti ini:
  
which may provide an output like this:
+
INFO: /dev/kvm exists
 +
KVM acceleration can be used
  
INFO: /dev/kvm exists
+
Jika kita melihat keluaran:
KVM acceleration can be used
 
  
If you see :
+
INFO: Your CPU does not support KVM extensions
 +
KVM acceleration can NOT be used
  
INFO: Your CPU does not support KVM extensions
+
Kita masih dapat menjalankan mesin virtual, akan tetapi akan sangat lambat jika tanpa KVM extension.
KVM acceleration can NOT be used
 
  
You can still run virtual machines, but it'll be much slower without the KVM extensions.
+
==Gunakan 64 bit kernel (jika memungkinkan)==
  
NOTE: You may see a message like "KVM acceleration can/can NOT be used". This is misleading and only means if KVM is *currently* available (i.e. "turned on"), *not* if it is supported.
+
Menjalankan kernel 64 bit di sistem operasi host sangat di sarankan tapi tidak di haruskan.
  
Use a 64 bit kernel (if possible)
+
* Untuk melayani Virtual Machine (VM) dengan RAM lebih besar dari 2GB, kita harus menggunakan kernel 64 bit. Pada kernel 32 bit, kita akan dibatasi RAM 2GB untuk sebuah VM.
 +
* Sebuah sistem 64 bit dapat digunakan oleh guest 32 bit maupun 64 bit. Sebuah sistem 32 bit hanya dapat digunakan untuk guest 32 bit saja.
  
Running a 64 bit kernel on the host operating system is recommended but not required.
+
Untuk melinat apakah processor yang kita gunakan 64-bit, kita dapat menjalankan perintah berikut:
  
    To serve more than 2GB of RAM for your VMs, you must use a 64-bit kernel (see 32bit_and_64bit). On a 32-bit kernel install, you'll be limited to 2GB RAM at maximum for a given VM.
+
egrep -c ' lm ' /proc/cpuinfo
    Also, a 64-bit system can host both 32-bit and 64-bit guests. A 32-bit system can only host 32-bit guests.
 
  
To see if your processor is 64-bit, you can run this command:
+
Jika hasilnya 0, maka CPU yang kita gunakan bukan 64-bit.
  
egrep -c ' lm ' /proc/cpuinfo
+
Jika hasilnya 1 atau lebih, maka kita menggunakan 64-bit. Catatan: lm singkatan dari Long Mode yang artinya 64-bit CPU.
  
If 0 is printed, it means that your CPU is not 64-bit.
+
Untuk melihat apakah kita menjalankan kernel 64-bit, kita dapat menjalankan perintah berikut:
  
If 1 or higher, it is. Note: lm stands for Long Mode which equates to a 64-bit CPU.
+
uname -m
  
Now see if your running kernel is 64-bit, just issue the following command:
+
Jika hasilnya adalah
  
uname -m
+
x86_64
  
x86_64 indicates a running 64-bit kernel. If you use see i386, i486, i586 or i686, you're running a 32-bit kernel.
+
itu menunjukan bahwa kita menjalankan 64-bit kernel. Jika kita melihat hasil i386, i486, i586 atau i686, artinya kernel yang digunakan 32-bit.
  
Note: x86_64 is synonymous with amd64.
+
Catatan: x86_64 sama dengan amd64.
  
Installation of KVM
+
==Installation of KVM==
  
Install Necessary Packages
+
Setup berikut di asumsikan kita menjalankan KVM di server, oleh karenanya tidak ada grafis / X server di mesin tersebut. Kita perlu menginstalasi paket berikut:
  
For the following setup, we will assume that you are deploying KVM on a server, and therefore do not have any X server on the machine.
+
Lucid (10.04) atau yang lebih baru
  
You need to install a few packages first:
+
sudo apt-get install qemu-kvm libvirt-bin ubuntu-vm-builder bridge-utils
  
Lucid (10.04) or later
+
Karmic (9.10) atau yang lebih lama
  
$ sudo apt-get install qemu-kvm libvirt-bin ubuntu-vm-builder bridge-utils
+
sudo aptitude install kvm libvirt-bin ubuntu-vm-builder bridge-utils
  
Karmic (9.10) or earlier
+
libvirt-bin akan menginstalasi libvirtd yang kita perlukan untuk meng-administrasi instance qemu dan kvm menggunakan libvirt
  
$ sudo aptitude install kvm libvirt-bin ubuntu-vm-builder bridge-utils
+
* qemu-kvm (kvm di Karmic atau yang lebih lama) adalah backend.
 +
* ubuntu-vm-builder CLI yang sangat powerful untuk membuat mesin virtual.
 +
* bridge-utils memberikan bridge dari network kita ke mesin virtual.
  
    libvirt-bin provides libvirtd which you need to administer qemu and kvm instances using libvirt
+
Kita juga mungkin perlu menginstalasi virt-viewer, untuk melihat instance.
  
    qemu-kvm (kvm in Karmic and earlier) is the backend
+
sudo apt-get install virt-viewer
  
    ubuntu-vm-builder powerful command line tool for building virtual machines
+
==Add Users to Groups==
  
    bridge-utils provides a bridge from your network to the virtual machines
+
Karmic (9.10) atau yang lebih baru
  
You might also want to install virt-viewer, for viewing instances.
+
Kita perlu memastikan bahwa username kita masuk ke group libvirtd:
  
Add Users to Groups
+
sudo adduser `id -un` libvirtd
  
Karmic (9.10) and later
+
Akan keluar
  
You need to ensure that your username is added to the group libvirtd:
+
Adding user '<username>' to group 'libvirtd' ...
  
$ sudo adduser `id -un` libvirtd
+
atau
Adding user '<username>' to group 'libvirtd' ...
 
  
After this, you need to relogin so that your user becomes an effective member of the libvirtd group. The members of this group can run virtual machines. (You can also 'newgrp kvm' in a terminal, but this will affect only that terminal.)
+
The user `usernameanda' is already a member of `libvirtd'.
  
Releases prior to Karmic (9.10)
+
Sesudah ini dilakukan, kita perlu login ulang (relogin) agar username kita effektif menjadi anggota group libvirtd . Anggota dari group libvirtd dapat menjalankan mesin virtual.
  
You need to ensure that your username is added to the groups: kvm and libvirtd.
+
Untuk mencek kita anggota group apa saja, ketik:
  
To check:
+
$ groups
  
$ groups
+
adm dialout cdrom floppy audio dip video plugdev fuse lpadmin admin sambashare kvm libvirtd
adm dialout cdrom floppy audio dip video plugdev fuse lpadmin admin sambashare kvm libvirtd
 
  
To add your <username> to the groups:
+
Untuk menambahkan sebuah <username> ke groups:
  
$ sudo adduser `id -un` kvm
+
$ sudo adduser `id -un` kvm
Adding user '<username>' to group 'kvm' ...
+
Adding user '<username>' to group 'kvm' ...
$ sudo adduser `id -un` libvirtd
+
$ sudo adduser `id -un` libvirtd
Adding user '<username>' to group 'libvirtd' ...
+
Adding user '<username>' to group 'libvirtd' ...
  
After the installation, you need to relogin so that your user becomes an effective member of kvm and libvirtd user groups. The members of this group can run virtual machines.
+
Setelah instalasi, kita perlu relogin agar kita secara efektif menjadi anggota dari group kvm dan libvirtd. Anggota group ini dapat menjalankan virtual machine.
  
Verify Installation
+
==Verifikasi Instalasi==
  
You can test if your install has been successful with the following command:
+
Kita dapat men-test instalasi qemu-kvm apakah berhasil atau tidak dengan perintah berikut:
  
$ virsh -c qemu:///system list
+
  virsh -c qemu:///system list
Id Name                State
 
----------------------------------
 
  
$
+
Hasilnya:
  
If on the other hand you get something like this:
 
  
$ virsh -c qemu:///system list
+
  Id    Name                          State
libvir: Remote error : Permission denied
+
----------------------------------------------------
error: failed to connect to the hypervisor
 
$
 
  
Something is wrong (e.g. you did not relogin) and you probably want to fix this before you move on. The critical point here is whether or not you have write access to /var/run/libvirt/libvirt-sock.
 
  
The sock file should have permissions similar to:
+
Jika hasilnya adalah
  
$ sudo ls -la /var/run/libvirt/libvirt-sock
+
libvir: Remote error : Permission denied
srwxrwx--- 1 root libvirtd 0 2010-08-24 14:54 /var/run/libvirt/libvirt-sock
+
error: failed to connect to the hypervisor
  
Also, /dev/kvm needs to be in the right group. If you see:
 
  
$ ls -l /dev/kvm
+
Maka ada sesuatu yang salah, seperti kita belum relogin. Kita perlu memperbaiki ini sebelum kita melanjutkan.
crw-rw----+ 1 root root 10, 232 Jul  8 22:04 /dev/kvm
+
Titik penting disini adalah apakah kita mempunyai hak menulis ke /var/run/libvirt/libvirt-sock
  
You might experience problems when creating a virtual machine. Change the device's group to kvm/libvirtd instead:
+
File sock harus mempunyai ijin berikut:
  
sudo chown root:libvirtd /dev/kvm
+
sudo ls -la /var/run/libvirt/libvirt-sock
  
Now you need to either relogin or restart the kernel modules:
+
Hasilnya
  
rmmod kvm
+
srwxrwx--- 1 root libvirtd 0 Feb 18 08:59 /var/run/libvirt/libvirt-sock
modprobe -a kvm
 
  
Optional: Install virt-manager (graphical user interface)
+
Juga, /dev/kvm perlu berada di group yang benar, cek menggunakan perintah
  
If you are working on a desktop computer you might want to install a GUI tool to manage virtual machines.
+
ls -l /dev/kvm
  
$ sudo apt-get install virt-manager
+
Hasilnya, harus
  
Virtual Machine Manager will appear in Applications -> System Tools menu. First create a new connection to local QEMU instance from File -> Add Connection menu. Localhost (QEMU) or QEMU/KVM should appear in the virtual machine list. Note: there already exist Localhost (QEMU Usermode) connection but this does not work at least on Ubuntu 10.04.
+
crw-rw----+ 1 root kvm 10, 232 Feb 18 08:59 /dev/kvm
  
Create a new virtual machine by pressing the top left Create a new virtual machine toolbar button.  
+
Jika kita mengalami kesulitan dalam membuat mesin virtual. Ubah device group ke kvm/libvirtd
  
Version-specific Notes
+
sudo chown root:libvirtd /dev/kvm
  
8.10 (Intrepid) Notes
+
Kita perlu relogin atau restart kernel modul:
  
    Two meta packages have been added: ubuntu-virt-server and ubuntu-virt-mgmt. Ubuntu-virt-server installs the packages needed to setup a base virtulization host (kvm, libvirt-bin and openssh-server) and ubuntu-virt-mgmt installs what you need to administer it from a management station (virt-manager, python-vm-builder and virt-viewer).
+
rmmod kvm_intel
 +
rmmod kvm
 +
modprobe -a kvm
 +
modprobe -a kvm_intel
 +
virsh -c qemu:///system list
  
    ubuntu-vm-builder has been replaced by python-vm-builder (tutorial).
+
Harus keluar
  
Note: libdevmapper does not load its module when it is installed (bug 277648) , so you will either need to do a
+
  Id    Name                          State
 +
----------------------------------------------------
  
    $ sudo modprobe dm-loop 
 
  
or reboot your system before being able to use it.
+
==Interface Grafis==
  
11.10 (Oneric) Notes
+
Bagi kita yang menggunakan desktop komputer, kita dapat menginstalasi GUI tool untuk memanage mesin virtual.
 +
instalasi GUI tool adalah
  
Switching to the server kernel might be helpfull if there are start problems with virtual machines (i.e. Windows XP freezes approximately once every 5 starts )
+
sudo apt-get install virt-manager
 +
 
 +
Virtual Machine Manager akan tampil di menu Applications -> System Tools . Pertama-tama, buat connection baru ke local QEMU instance dari File -> Add Connection menu. Localhost (QEMU) atau QEMU/KVM akan muncul di daftar virtual machine . Catatan: Note: biasanya sudah ada connection ke Localhost (QEMU Usermode) akan tetapi ini biasanya tidak jalan, paling tidak di Ubuntu 10.04.
 +
 
 +
Untuk membuat mesin virtual baru, dapat dilakukan dengan menekan tombol toolbar Create a new virtual machine di kiri atas.
  
 
==Referensi==
 
==Referensi==
  
 
* https://help.ubuntu.com/community/KVM/Installation
 
* https://help.ubuntu.com/community/KVM/Installation

Latest revision as of 09:55, 18 February 2015

Pre-installation checklist

Periksa apakah CPU kita mendukung virtualisasi hardware

Untuk menjalankan KVM, kita memerlukan prosesor yang mendukung virtualisasi hardware. Intel dan AMD keduanya telah mengembangkan ekstensi untuk prosesor mereka, Intel VT-x (code name Vanderpool) dan AMD-V (code name Pacifica). Untuk melihat apakah prosesor yang kita gunakan mendukung salah satu dari ini, kita dapat memperhatikan output dari perintah ini:

egrep -c '(vmx|svm)' /proc/cpuinfo

Jika 0 berarti CPU kita tidak mendukung virtualisasi hardware.

Jika 1 atau lebih maka dia mendukung - tetapi kita masih harus memastikan bahwa virtualisasi diaktifkan di BIOS.

Secara default, jika kita boot ke kernel XEN tidak akan menampilkan svm atau vmx flag menggunakan perintah grep. Untuk melihat apakah diaktifkan atau tidak dari Xen, tulis:

cat /sys/hypervisor/properties/capabilities

Kita harus melihat HVM flag di output.

Alternatif lain untuk men-cek apakah CPU mendukung virtualisasi hardware, kita dapat menjalankan:

apt-get install cpu-checker
kvm-ok 

akan menghasilkan keluaran seperti ini:

INFO: /dev/kvm exists
KVM acceleration can be used

Jika kita melihat keluaran:

INFO: Your CPU does not support KVM extensions
KVM acceleration can NOT be used

Kita masih dapat menjalankan mesin virtual, akan tetapi akan sangat lambat jika tanpa KVM extension.

Gunakan 64 bit kernel (jika memungkinkan)

Menjalankan kernel 64 bit di sistem operasi host sangat di sarankan tapi tidak di haruskan.

  • Untuk melayani Virtual Machine (VM) dengan RAM lebih besar dari 2GB, kita harus menggunakan kernel 64 bit. Pada kernel 32 bit, kita akan dibatasi RAM 2GB untuk sebuah VM.
  • Sebuah sistem 64 bit dapat digunakan oleh guest 32 bit maupun 64 bit. Sebuah sistem 32 bit hanya dapat digunakan untuk guest 32 bit saja.

Untuk melinat apakah processor yang kita gunakan 64-bit, kita dapat menjalankan perintah berikut:

egrep -c ' lm ' /proc/cpuinfo

Jika hasilnya 0, maka CPU yang kita gunakan bukan 64-bit.

Jika hasilnya 1 atau lebih, maka kita menggunakan 64-bit. Catatan: lm singkatan dari Long Mode yang artinya 64-bit CPU.

Untuk melihat apakah kita menjalankan kernel 64-bit, kita dapat menjalankan perintah berikut:

uname -m

Jika hasilnya adalah

x86_64

itu menunjukan bahwa kita menjalankan 64-bit kernel. Jika kita melihat hasil i386, i486, i586 atau i686, artinya kernel yang digunakan 32-bit.

Catatan: x86_64 sama dengan amd64.

Installation of KVM

Setup berikut di asumsikan kita menjalankan KVM di server, oleh karenanya tidak ada grafis / X server di mesin tersebut. Kita perlu menginstalasi paket berikut:

Lucid (10.04) atau yang lebih baru

sudo apt-get install qemu-kvm libvirt-bin ubuntu-vm-builder bridge-utils

Karmic (9.10) atau yang lebih lama

sudo aptitude install kvm libvirt-bin ubuntu-vm-builder bridge-utils

libvirt-bin akan menginstalasi libvirtd yang kita perlukan untuk meng-administrasi instance qemu dan kvm menggunakan libvirt

  • qemu-kvm (kvm di Karmic atau yang lebih lama) adalah backend.
  • ubuntu-vm-builder CLI yang sangat powerful untuk membuat mesin virtual.
  • bridge-utils memberikan bridge dari network kita ke mesin virtual.

Kita juga mungkin perlu menginstalasi virt-viewer, untuk melihat instance.

sudo apt-get install virt-viewer

Add Users to Groups

Karmic (9.10) atau yang lebih baru

Kita perlu memastikan bahwa username kita masuk ke group libvirtd:

sudo adduser `id -un` libvirtd

Akan keluar

Adding user '<username>' to group 'libvirtd' ...

atau

The user `usernameanda' is already a member of `libvirtd'.

Sesudah ini dilakukan, kita perlu login ulang (relogin) agar username kita effektif menjadi anggota group libvirtd . Anggota dari group libvirtd dapat menjalankan mesin virtual.

Untuk mencek kita anggota group apa saja, ketik:

$ groups
adm dialout cdrom floppy audio dip video plugdev fuse lpadmin admin sambashare kvm libvirtd

Untuk menambahkan sebuah <username> ke groups:

$ sudo adduser `id -un` kvm
Adding user '<username>' to group 'kvm' ...
$ sudo adduser `id -un` libvirtd
Adding user '<username>' to group 'libvirtd' ...

Setelah instalasi, kita perlu relogin agar kita secara efektif menjadi anggota dari group kvm dan libvirtd. Anggota group ini dapat menjalankan virtual machine.

Verifikasi Instalasi

Kita dapat men-test instalasi qemu-kvm apakah berhasil atau tidak dengan perintah berikut:

 virsh -c qemu:///system list

Hasilnya:


 Id    Name                           State
----------------------------------------------------


Jika hasilnya adalah

libvir: Remote error : Permission denied
error: failed to connect to the hypervisor


Maka ada sesuatu yang salah, seperti kita belum relogin. Kita perlu memperbaiki ini sebelum kita melanjutkan. Titik penting disini adalah apakah kita mempunyai hak menulis ke /var/run/libvirt/libvirt-sock

File sock harus mempunyai ijin berikut:

sudo ls -la /var/run/libvirt/libvirt-sock

Hasilnya

srwxrwx--- 1 root libvirtd 0 Feb 18 08:59 /var/run/libvirt/libvirt-sock

Juga, /dev/kvm perlu berada di group yang benar, cek menggunakan perintah

ls -l /dev/kvm

Hasilnya, harus

crw-rw----+ 1 root kvm 10, 232 Feb 18 08:59 /dev/kvm

Jika kita mengalami kesulitan dalam membuat mesin virtual. Ubah device group ke kvm/libvirtd

sudo chown root:libvirtd /dev/kvm

Kita perlu relogin atau restart kernel modul:

rmmod kvm_intel
rmmod kvm
modprobe -a kvm
modprobe -a kvm_intel
virsh -c qemu:///system list

Harus keluar

 Id    Name                           State
----------------------------------------------------


Interface Grafis

Bagi kita yang menggunakan desktop komputer, kita dapat menginstalasi GUI tool untuk memanage mesin virtual. instalasi GUI tool adalah

sudo apt-get install virt-manager

Virtual Machine Manager akan tampil di menu Applications -> System Tools . Pertama-tama, buat connection baru ke local QEMU instance dari File -> Add Connection menu. Localhost (QEMU) atau QEMU/KVM akan muncul di daftar virtual machine . Catatan: Note: biasanya sudah ada connection ke Localhost (QEMU Usermode) akan tetapi ini biasanya tidak jalan, paling tidak di Ubuntu 10.04.

Untuk membuat mesin virtual baru, dapat dilakukan dengan menekan tombol toolbar Create a new virtual machine di kiri atas.

Referensi