<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="en">
	<id>https://onnocenter.or.id/wiki/api.php?action=feedcontributions&amp;feedformat=atom&amp;user=Rodin</id>
	<title>OnnoWiki - User contributions [en]</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://onnocenter.or.id/wiki/api.php?action=feedcontributions&amp;feedformat=atom&amp;user=Rodin"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://onnocenter.or.id/wiki/index.php/Special:Contributions/Rodin"/>
	<updated>2026-04-18T06:38:58Z</updated>
	<subtitle>User contributions</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.35.4</generator>
	<entry>
		<id>https://onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Main_Page&amp;diff=36553</id>
		<title>Main Page</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Main_Page&amp;diff=36553"/>
		<updated>2013-04-09T17:01:17Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Rodin: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;'''[[SpeedyWiki]]''' (dan saudara kembarnya '''[[BelajarWiki]]''') memfasilitasi rekan-rekan untuk menceritakan pengalaman bermain, bereksperimen, maupun [[Sejarah Internet Indonesia | perjuangan]] rekan-rekan di dunia [[Internet]] / [[ICT]]. Bagi rekan-rekan yang baru mulai menggunakan [[wiki]] dapat membaca [[Langkah Singkat Untuk Aktif Menulis di Wiki]] &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagian besar isi dari '''[[SpeedyWiki]]''' &amp;amp; '''[[BelajarWiki]]''' bersifat teknis seperti:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [[Teknik Memblok Situs Tidak Baik]] dan [[Internet Sehat]]&lt;br /&gt;
* [[Linux Howto | Linux]] dan [[*nix How-to | *nix]] Howto&lt;br /&gt;
* [[Panduan Amatir Radio | Panduan]], [[Aktifitas Amatir Radio | Aktifitas Teknik]] '''[[Amatir Radio]]''' dan [[Teknik Broadcasting]]&lt;br /&gt;
* Teknologi [[Sekitar ADSL | ADSL]] Speedy, [[Internet Kabel TV]] dan [[Sekitar Mikrotik]]&lt;br /&gt;
* [[Teknologi RT/RW-net]], [[Teknologi ISP]] dan [[Wajanbolic e-goen]]&lt;br /&gt;
* Teknologi [[VoIP]], [[Internet Telepon]], [[Wireless Internet]] dan [[Teknologi Selular]]&lt;br /&gt;
* [[Programming]]&lt;br /&gt;
* [[Multimedia di Linux | Multimedia]]&lt;br /&gt;
* [[Tip Internet]], [[Teknologi Internet]], [[Tip Teknologi Informasi]], [[Keamanan Jaringan]], [[Perempuan Melek IT]]([[ICT4W]])&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun ada beberapa hal yang bersifat non-teknis/non-[[ICT]] maupun materi pendidikan / pembelajaran seperti:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [[Sejarah Internet Indonesia]], [[Sejarah Amatir Radio Indonesia | Sejarah ORARI]], [[Sejarah Internet Sehat oleh ICT Watch | Sejarah Internet Sehat]], dan [[Sejarah Apkomindo ]]&lt;br /&gt;
* [[Cuplikan aktifitas ICT di Timor Leste]]&lt;br /&gt;
* [[Teknik Tulis Menulis]]&lt;br /&gt;
* [[Beberapa kisah penggunaan Open Source Software]] dan [[SDM Open Source Indonesia]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa [[e-book]] yang menarik:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [[VoIP Cookbook: Building your own Telecommunication Infrastructure]]&lt;br /&gt;
* [[Filosofi Naif Kehidupan Dunia Cyber]]&lt;br /&gt;
* [[Wireless Networking for Developing Country]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seluruh (100%) isi data/image/[[database]] '''[[SpeedyWiki]]''' di-dump ke file setiap jam 12 malam dan dapat diambil secara bebas [http://opensource.telkomspeedy.com/speedyorari/index.php?dir=datawiki di speedy] atau [http://belajar.internetsehat.org/pustaka/datawiki/ di belajar].&lt;br /&gt;
Kami harap para peminat [[Wiki]] dapat 100% [[Replikasi Database dan Image MediaWiki|menyalin/mereplikasi]] '''[[SpeedyWiki]]''' di [[server]] sendiri, di [[laptop]] [[Linux]] Anda, di [[server]] sekolah atau di [[server]] tempat kerja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknik untuk mereplikasi '''[[SpeedyWiki]]''' dapat dibaca di [[Replikasi Database dan Image MediaWiki]]. [[Update SpeedyWiki lokal secara automatis | Update Wiki ke mesin / laptop Anda secara otomatis]] juga dimungkinkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''Tentunya sangat diharapkan untuk berbagi pengetahuan Anda kembali ke [[SpeedyWiki]].'''&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Rodin</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Panduan_Kebangsaan:_Pendidikan_dan_Teknologi_Informasi&amp;diff=36552</id>
		<title>Panduan Kebangsaan: Pendidikan dan Teknologi Informasi</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Panduan_Kebangsaan:_Pendidikan_dan_Teknologi_Informasi&amp;diff=36552"/>
		<updated>2013-04-09T16:58:39Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Rodin: /* Strategi Secara Umum */ wording&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Visi (keyword)==&lt;br /&gt;
* '''kemandirian''' - contoh, tidak tergantung pada vendor luar. &lt;br /&gt;
* '''swadaya''' - contoh, masyarakat menginvestasikan dana sendiri untuk keperluan sendiri.&lt;br /&gt;
* '''kuantitas''' - contoh, pemerataan hak pendidikan.&lt;br /&gt;
* '''kualitas''' - contoh, meningkatkan jumlah penulis buku / journal.&lt;br /&gt;
* '''keamanan''' - contoh, mengatasi penipuan / spam di SMS / [[Internet]].&lt;br /&gt;
* '''produsen''' - contoh, mengizinkan rakyat membuat sendiri infrastruktur telekomunikasinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Cuplikan Pembukaan UUD 45==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
''Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.''&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''CATATAN Onno W. Purbo:''' Pada hari ini penjajahan bisa terjadi tidak secara fisik, sering kali berbentuk lisensi, copyright, pembatasan akses ke pengetahuan. Tujuannya juga UUD (Ujung Ujungnya Duit). '''MERDEKA!'''&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Visi versi Nusantara 21 (1996-an)==&lt;br /&gt;
''“Menyediakan wahana berbasis teknologi telekomunikasi dan informatika nasional di dalam proses transformasi bangsa Indonesia dari masyarakat tradisional (traditional society) menjadi sebuah masyarakat yang berwawasan IPTEK dan berbasis pengetahuan (knowledge based society).”''&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:Visi-nusantara-21.jpg|center|400px|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Strategi Secara Umum==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* '''swadaya''' - Pemerintah hanya perlu membuat kebijakan yang cerdas. Dalam banyak hal, seperti IT di rakyat, pemerintah sering kali tidak perlu mengeluarkan dana / uang ([[APBN]]). Tapi harus cerdas dalam membuat kebijakan. ''Jauhkan dari sekedar proyek &amp;amp; pengadaan barang, dekatkan pada empowerment masyarakat.''&lt;br /&gt;
* '''kemandirian''' - Kebijakan perlu di-tune, agar lebih menguntungkan rakyat banyak ('''kuantitas'''), bukan vendor / pabrikan saja. Kebijakan yang cerdas, akan memberikan kesempatan pada pada rakyat untuk menjadi pabrikan itu sendiri.&lt;br /&gt;
* '''kualitas''' - kerjasama lintas sektor di birokrasi. Baik pada tingkat kebijakan, strategic plan, maupun tactical plan. &lt;br /&gt;
* '''KITA BISA!''' - Bukan mustahil, jika rakyat Indonesia maju, Indonesia akan menjadi pemimpin dunia. Saat ini:&lt;br /&gt;
** Indonesia rangking ke 4-5 di Facebook.&lt;br /&gt;
** Indonesia rangking ke 4-5 di Twitter (termasuk yang suka membuat trending topic).&lt;br /&gt;
** [[Sejarah Internet Indonesia:Pembebasan Frekuensi 2.4Ghz | Indonesia merupakan negara satu-satu-nya di dunia yang membebaskan frekuensi 2.4GHz dengan perjuangan]].&lt;br /&gt;
** Indonesia sering menjadi [[Applause Yale Untuk Pejuang Frekuensi Indonesia | referensi dunia untuk jaringan telekomunikasi rakyat]]. Beberapa orang Indonesia sering diundang ke berbagai negara (berkembang) untuk [[14 Oktober 2009 - Ajaran Wajanbolic Teobolic Menyebar ke Negara Tetangga | memberikan workshop untuk jaringan telekomunikasi rakyat]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pendidikan==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:Massa-siswa.jpg|center|200px|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* '''kuantitas''' - Saat ini per tahun ada sekitar 5 juta anak masuk SD. Sementara perguruan tinggi di Indonesia hanya mampu menelurkan sekitar 650.000+ sarjana / tahun. Dengan keterbatasan [[APBN]] dll, perlu strategi agar bangsa ini menjadi bangsa S1 minimal, bukan bangsa SD. Misalnya:&lt;br /&gt;
** Membuat proses belajar mengajar tidak tergantung infrastruktur, misalnya, homeschooling? e-learning? pendidikan luar sekolah? lebih banyak vocational?&lt;br /&gt;
** Membuat ijazah tidak lagi tergantung sekolah, misalnya, paket A?, paket B?, paket C?, paket A / B / C online?&lt;br /&gt;
** Membeli semua hak cipta buku pelajaran Indonesia dengan harga layak (mengubahnya menjadi [[creative commons license]]) dan menyebarkan dalam bentuk [[softcopy]] (free [[e-book]]) &amp;amp; [[mirror]] di berbagai [[server]] di [[OpenIX]] &amp;amp; [[IIX]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* '''kualitas'''  - &amp;quot;Research University&amp;quot; hanya jargon? Penelitian perlu di tekankan untuk penelitian terapan yang dapat langsung bermanfaat untuk rakyat banyak. Publikasi ilmiah, 2001-2010,  Singapura, Thailand, Malaysia &amp;gt; 30.000. Indonesia tidak sampai 8000. Contoh strategi kebijakan misalnya:&lt;br /&gt;
** Penilaian bukan sekedar dari publikasi ilmiah, tapi publikasi '''BUKU''' (sebaiknya free [[e-book]]) dengan [[creative commons license]] yang bisa diakses / dibaca / dimanfaatkan secara bebas (merdeka) oleh rakyat Indonesia.&lt;br /&gt;
** Membeli semua hak cipta buku Indonesia dengan harga layak, menggunakan [[creative commons license]] dan menyebarkan dalam bentuk [[softcopy]] (free [[e-book]]) &amp;amp; mirror di berbagai [[server]] di [[OpenIX]] &amp;amp; [[IIX]].&lt;br /&gt;
** Semua tugas akhir mahasiswa, wajib menggunakan [[creative commons license]], dan di upload ke [[Internet]] dalam bentuk softcopy (free [[e-book]]) untuk dapat di manfaatkan secara bebas (merdeka) oleh rakyat Indonesia. Konsekuensi plagiat harus di tangani secara serius oleh pembimbing tugas akhir, dewan kode etik, maupun aparat.&lt;br /&gt;
** Beri insentif dan bantuan bagi mereka yang mempublikasi tulisan secara bebas ([[creative commons license]]) di Internet, seperti, Wikipedia (http://id.wikipedia.org).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* '''kualitas''' - kurikulum tidak akan ada habis-habisnya untuk di bicarakan, satu hal yang kritis dalam kurikulum yang ada, tidak dibuka kesempatan anak untuk bereksplorasi, semua bentuknya instruksional.&lt;br /&gt;
** Buka lebih banyak kesempatan anak / siswa untuk memilih apa yang dia suka, mengeksplorasi apa yang dia suka.&lt;br /&gt;
** Ujian Nasional - mungkin dibutuhkan untuk probe kualitas pendidikan, tapi kalau di kultuskan akan mematikan potensi explorasi anak / siswa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* '''keamanan''' - ada banyak masalah &amp;quot;keamanan&amp;quot; di dunia pendidikan, misalnya, kasus plagiat, praktek ijazah palsu, pornografi anak dll. Kita perlu memberdayakan aparat hukum agar bisa lebih berkiprah dalam menangani kasus-kasus ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Teknologi Informasi==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* '''kemandirian''' - Kibarkan Kembali '''Indonesia Goes [[Open Source]]''' ('''IGOS'''). Semua [[software]] yang didanai oleh [[NKRI]] harus [[open source]]. [[Source code]] harus di buka dan di simpan di repository publik di [[Internet]].&lt;br /&gt;
** Konsekuensi [[closed source]] menjadikan overhead cost &amp;gt; US$ 300 juta / tahun di alirkan ke vendor di luar negeri.&lt;br /&gt;
** Dukung komunitas developer lokal, seperti, [[BlankOn]] http://www.blankonlinux.or.id/&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* '''kualitas''' - mengonline-kan sebanyak mungkin layanan pemerintah kepada rakyat. Khususnya untuk menghindari calo, perantara, kebocoran, mark-up. Teknik transaksi secara elektronik menjadi penting terutama masalah security, authentikasi &amp;amp; non-repudiation.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* '''kuantitas''' - memilih satu teknologi secara all-out /  masif / habis-habisan (apakah itu [[LTE]] vs. [[GSM]] / [[3G]] vs. [[WIMAX]] vs. [[CDMA]]) menguasai hulu hingga hilir dan juga pengembangan teknologi-nya. Atau kita akan memilih kebijakan seperti sekarang yang menjadikan Indonesia jadi pasar (konsumen) untuk banyak pilihan teknologi dengan konsekuensi kita tidak bisa mempunyai economic scale yang cukup untuk memproduksi dan menguasai untuk satu teknologi-pun?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* '''kualitas''' - kerjasama lintas sektor sangat sulit di birokrasi baik dari sisi kebijakan, strategic plan, tactical plan. Contoh, KPU 2014 butuh Rp. 2.4T untuk pendataan pemilih. Padahal KPU 2004 hanya butuh Rp. 400M dengan banyak mengandalkan tim relawan guru, pelajar, mahasiswa untuk data entry di bawah. Logikanya, data tersebut harusnya sudah ada di [[Database]] e-KTP atau DEPDAGRI.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* '''swadaya''', '''kemandirian''', '''produsen''' - Sifat teknologi - semakin hari semakin mudah, semakin murah, semakin user-friendly, semakin pandai. Konsekuensinya, sangat mudah untuk membuat infrastruktur sendiri, contoh ISP, RT/RW-net, HotSpot. Secara umum ada dua (2) jenis jaringan infrastruktur IP based di Indonesia, yaitu (a) Infrastruktur Formal dan (b) Infrastrktur Komunitas. Pertanyaannya - apakah rakyat di ijinkan (agar tanpa ijin / lisensi) dapat menggelar infastruktur sendiri ? FYI, '''ijin = overhead cost'''.&lt;br /&gt;
[[Image:Arsitektur-ip-based-infrastructure.jpg|center|200px|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* '''kemandirian''', '''produsen''' - Saat ini, lebih dari 180 juta SIM card terjual, pengguna HP lebih dari 120 juta. Kalau satu HP rata-rata seharga Rp. 300.000,- maka uang investasi yang ada dalam orde &amp;gt; Rp. 30 trilyun. Perlu strategi agar:&lt;br /&gt;
** Mewajibkan Pabrikan HP dengan tingkat penjualan tertentu relokasi pabrik ke Indonesia.&lt;br /&gt;
** Atau memberikan insentif tambahan bagi HP yang berpabrik di Indonesia.&lt;br /&gt;
** Insentif tambahan bagi pabrikan HP untuk bekerjasama kurikulum teknologi HP di kampus-kampus untuk penyiapan SDM maupun mengembangan teknologi / apps.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* '''kemandirian''' - Tambahkan pada kebijakan [[Universal Service Obligation]] ([[USO]]) operator telekomunikasi agar men-zakat-kan akses [[Internet]] untuk sekolah di Indonesia. Saat ini ada sekitar 220.000 sekolah, 45+ juta siswa, 3 juta guru di Indonesia. Ada sekitar 60 juta pengguna Internet di Indonesia. Dengan zakat 220.000 sambungan [[Internet]] (&amp;lt; 0.5% akses) ke sekolah? Bukan mustahil kita melihat 45+ juta (&amp;gt;20%) bangsa Indonesia menjadi IT literate?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* '''kemandirian''' - kembangkan teknologi untuk komputer / laptop di bawah Rp. 1 juta, gunakan [[creative commons license]] pada disain teknologi tersebut untuk bisa digunakan secara bebas dan murah di sekolah-sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* '''swadaya''', '''produsen''' - Secara teknologi membuat &amp;amp; mengoperasikan [[sentral telepon]] &amp;amp; [[VoIP: ENUM untuk pengenalan nomor telepon di Internet Telepon | konfigurasi nomor +62]] sangat mudah, murah &amp;amp; sederhana sekali.&lt;br /&gt;
** Ijinkan rakyat untuk mengoperasikan [[sentral telepon]] sendiri berbasis [[SIP]].&lt;br /&gt;
** Ubah RFC di KEMKOMINFO agar [[VoIP: ENUM untuk pengenalan nomor telepon di Internet Telepon | memberikan alokasi kode area di bawah kode negara +62]] untuk rakyat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* '''swadaya''', '''produsen''' - Harga BTS Selular komersial Rp. 1.5-3M, harga [[OpenBTS]] dengan kemampuan yang sama sekitar Rp. 150 juta. Kebijakan agar rakyat dapat berkomunikasi dengan murah:&lt;br /&gt;
** Ijinkan rakyat untuk mengoperasikan [[OpenBTS]] sendiri.&lt;br /&gt;
** Beri alokasi kanal ([[ARFCN]]) no. 50, 611, 686, 711, 786, 836 dan bebaskan 3 [[ARFCN]] tambahan di band 900MHz untuk [[OpenBTS]] rakyat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* '''kemandirian''', '''produsen''' - pendidikan dan industri harus merupakan strategi yang terintegrasi dalam mempercepat penyebaran &amp;amp; perputaran ilmu pengetahuan yang membuat spin off terbangun-nya industri lokal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:Strategi-ip-infrastructure.jpg|center|200px|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* '''keamanan''' -  Penyalahgunaan dunia maya, sebetulnya cukup meresahkan, seperti, penipuan melalui Internet / SMS? spam SMS?. Saat ini rakyat bingung harus melapor kemana? Perlu memberdayakan aparat untuk dapat melakukan manouver yang lebih baik di dunia maya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [[Bersyukurlah Indonesia Miskin]]&lt;br /&gt;
* [[Sejarah Internet Indonesia:analisa strategi IT Indonesia | Analisa Strategi IT Indonesia]]&lt;br /&gt;
* [[Alternatif Strategi Industri IT Indonesia]]&lt;br /&gt;
* [[Statistik Kekuatan ICT Indonesia]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Rodin</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Panduan_Kebangsaan:_Pendidikan_dan_Teknologi_Informasi&amp;diff=36551</id>
		<title>Panduan Kebangsaan: Pendidikan dan Teknologi Informasi</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://onnocenter.or.id/wiki/index.php?title=Panduan_Kebangsaan:_Pendidikan_dan_Teknologi_Informasi&amp;diff=36551"/>
		<updated>2013-04-09T16:56:41Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Rodin: /* Visi (keyword) */ saya edit biar enak dibaca ya pak&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;==Visi (keyword)==&lt;br /&gt;
* '''kemandirian''' - contoh, tidak tergantung pada vendor luar. &lt;br /&gt;
* '''swadaya''' - contoh, masyarakat menginvestasikan dana sendiri untuk keperluan sendiri.&lt;br /&gt;
* '''kuantitas''' - contoh, pemerataan hak pendidikan.&lt;br /&gt;
* '''kualitas''' - contoh, meningkatkan jumlah penulis buku / journal.&lt;br /&gt;
* '''keamanan''' - contoh, mengatasi penipuan / spam di SMS / [[Internet]].&lt;br /&gt;
* '''produsen''' - contoh, mengizinkan rakyat membuat sendiri infrastruktur telekomunikasinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Cuplikan Pembukaan UUD 45==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
''Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.''&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
'''CATATAN Onno W. Purbo:''' Pada hari ini penjajahan bisa terjadi tidak secara fisik, sering kali berbentuk lisensi, copyright, pembatasan akses ke pengetahuan. Tujuannya juga UUD (Ujung Ujungnya Duit). '''MERDEKA!'''&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Visi versi Nusantara 21 (1996-an)==&lt;br /&gt;
''“Menyediakan wahana berbasis teknologi telekomunikasi dan informatika nasional di dalam proses transformasi bangsa Indonesia dari masyarakat tradisional (traditional society) menjadi sebuah masyarakat yang berwawasan IPTEK dan berbasis pengetahuan (knowledge based society).”''&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:Visi-nusantara-21.jpg|center|400px|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Strategi Secara Umum==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* '''swadaya''' - Pemerintah hanya perlu membuat kebijakan yang cerdas. Dalam banyak hal, seperti IT di rakyat, pemerintah sering kali tidak perlu mengeluarkan dana / uang ([[APBN]]). Tapi harus cerdas dalam membuat kebijakan. ''Jauhkan dari sekedar proyek &amp;amp; pengadaan barang, dekatkan pada empowerment masyarakat.''&lt;br /&gt;
* '''kemandirian''' - Kebijakan perlu di tune, agar lebih menguntungkan rakyat banyak ('''kuantitas'''), bukan vendor / pabrikan saja. Kebijakan yang cerdas, akan memberikan kesempatan pada pada rakyat untuk menjadi pabrikan itu sendiri.&lt;br /&gt;
* '''kualitas''' - kerjasama lintas sektor di birokrasi. Baik pada tingkat kebijakan, strategic plan, maupun tactical plan. &lt;br /&gt;
* '''KITA BISA!''' - Bukan mustahil, jika rakyat Indonesia maju, Indonesia akan menjadi pempimpin dunia. Saat ini:&lt;br /&gt;
** Indonesia rangking ke 4-5 di Facebook.&lt;br /&gt;
** Indonesia rangking ke 4-5 di Twitter (termasuk yang suka membuat trending topik).&lt;br /&gt;
** [[Sejarah Internet Indonesia:Pembebasan Frekuensi 2.4Ghz | Indonesia merupakan negara satu-satu-nya di dunia yang membebaskan frekuensi 2.4GHz dengan perjuangan]].&lt;br /&gt;
** Indonesia sering menjadi [[Applause Yale Untuk Pejuang Frekuensi Indonesia | referensi dunia untuk jaringan telekomunikasi rakyat]]. Beberapa orang Indonesia sering di undang keberbagai negara (berkembang) untuk [[14 Oktober 2009 - Ajaran Wajanbolic Teobolic Menyebar ke Negara Tetangga | memberikan workshop untuk jaringan telekomunikasi rakyat]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pendidikan==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:Massa-siswa.jpg|center|200px|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* '''kuantitas''' - Saat ini per tahun ada sekitar 5 juta anak masuk SD. Sementara perguruan tinggi di Indonesia hanya mampu menelurkan sekitar 650.000+ sarjana / tahun. Dengan keterbatasan [[APBN]] dll, perlu strategi agar bangsa ini menjadi bangsa S1 minimal, bukan bangsa SD. Misalnya:&lt;br /&gt;
** Membuat proses belajar mengajar tidak tergantung infrastruktur, misalnya, homeschooling? e-learning? pendidikan luar sekolah? lebih banyak vocational?&lt;br /&gt;
** Membuat ijazah tidak lagi tergantung sekolah, misalnya, paket A?, paket B?, paket C?, paket A / B / C online?&lt;br /&gt;
** Membeli semua hak cipta buku pelajaran Indonesia dengan harga layak (mengubahnya menjadi [[creative commons license]]) dan menyebarkan dalam bentuk [[softcopy]] (free [[e-book]]) &amp;amp; [[mirror]] di berbagai [[server]] di [[OpenIX]] &amp;amp; [[IIX]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* '''kualitas'''  - &amp;quot;Research University&amp;quot; hanya jargon? Penelitian perlu di tekankan untuk penelitian terapan yang dapat langsung bermanfaat untuk rakyat banyak. Publikasi ilmiah, 2001-2010,  Singapura, Thailand, Malaysia &amp;gt; 30.000. Indonesia tidak sampai 8000. Contoh strategi kebijakan misalnya:&lt;br /&gt;
** Penilaian bukan sekedar dari publikasi ilmiah, tapi publikasi '''BUKU''' (sebaiknya free [[e-book]]) dengan [[creative commons license]] yang bisa diakses / dibaca / dimanfaatkan secara bebas (merdeka) oleh rakyat Indonesia.&lt;br /&gt;
** Membeli semua hak cipta buku Indonesia dengan harga layak, menggunakan [[creative commons license]] dan menyebarkan dalam bentuk [[softcopy]] (free [[e-book]]) &amp;amp; mirror di berbagai [[server]] di [[OpenIX]] &amp;amp; [[IIX]].&lt;br /&gt;
** Semua tugas akhir mahasiswa, wajib menggunakan [[creative commons license]], dan di upload ke [[Internet]] dalam bentuk softcopy (free [[e-book]]) untuk dapat di manfaatkan secara bebas (merdeka) oleh rakyat Indonesia. Konsekuensi plagiat harus di tangani secara serius oleh pembimbing tugas akhir, dewan kode etik, maupun aparat.&lt;br /&gt;
** Beri insentif dan bantuan bagi mereka yang mempublikasi tulisan secara bebas ([[creative commons license]]) di Internet, seperti, Wikipedia (http://id.wikipedia.org).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* '''kualitas''' - kurikulum tidak akan ada habis-habisnya untuk di bicarakan, satu hal yang kritis dalam kurikulum yang ada, tidak dibuka kesempatan anak untuk bereksplorasi, semua bentuknya instruksional.&lt;br /&gt;
** Buka lebih banyak kesempatan anak / siswa untuk memilih apa yang dia suka, mengeksplorasi apa yang dia suka.&lt;br /&gt;
** Ujian Nasional - mungkin dibutuhkan untuk probe kualitas pendidikan, tapi kalau di kultuskan akan mematikan potensi explorasi anak / siswa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* '''keamanan''' - ada banyak masalah &amp;quot;keamanan&amp;quot; di dunia pendidikan, misalnya, kasus plagiat, praktek ijazah palsu, pornografi anak dll. Kita perlu memberdayakan aparat hukum agar bisa lebih berkiprah dalam menangani kasus-kasus ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Teknologi Informasi==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* '''kemandirian''' - Kibarkan Kembali '''Indonesia Goes [[Open Source]]''' ('''IGOS'''). Semua [[software]] yang didanai oleh [[NKRI]] harus [[open source]]. [[Source code]] harus di buka dan di simpan di repository publik di [[Internet]].&lt;br /&gt;
** Konsekuensi [[closed source]] menjadikan overhead cost &amp;gt; US$ 300 juta / tahun di alirkan ke vendor di luar negeri.&lt;br /&gt;
** Dukung komunitas developer lokal, seperti, [[BlankOn]] http://www.blankonlinux.or.id/&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* '''kualitas''' - mengonline-kan sebanyak mungkin layanan pemerintah kepada rakyat. Khususnya untuk menghindari calo, perantara, kebocoran, mark-up. Teknik transaksi secara elektronik menjadi penting terutama masalah security, authentikasi &amp;amp; non-repudiation.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* '''kuantitas''' - memilih satu teknologi secara all-out /  masif / habis-habisan (apakah itu [[LTE]] vs. [[GSM]] / [[3G]] vs. [[WIMAX]] vs. [[CDMA]]) menguasai hulu hingga hilir dan juga pengembangan teknologi-nya. Atau kita akan memilih kebijakan seperti sekarang yang menjadikan Indonesia jadi pasar (konsumen) untuk banyak pilihan teknologi dengan konsekuensi kita tidak bisa mempunyai economic scale yang cukup untuk memproduksi dan menguasai untuk satu teknologi-pun?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* '''kualitas''' - kerjasama lintas sektor sangat sulit di birokrasi baik dari sisi kebijakan, strategic plan, tactical plan. Contoh, KPU 2014 butuh Rp. 2.4T untuk pendataan pemilih. Padahal KPU 2004 hanya butuh Rp. 400M dengan banyak mengandalkan tim relawan guru, pelajar, mahasiswa untuk data entry di bawah. Logikanya, data tersebut harusnya sudah ada di [[Database]] e-KTP atau DEPDAGRI.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* '''swadaya''', '''kemandirian''', '''produsen''' - Sifat teknologi - semakin hari semakin mudah, semakin murah, semakin user-friendly, semakin pandai. Konsekuensinya, sangat mudah untuk membuat infrastruktur sendiri, contoh ISP, RT/RW-net, HotSpot. Secara umum ada dua (2) jenis jaringan infrastruktur IP based di Indonesia, yaitu (a) Infrastruktur Formal dan (b) Infrastrktur Komunitas. Pertanyaannya - apakah rakyat di ijinkan (agar tanpa ijin / lisensi) dapat menggelar infastruktur sendiri ? FYI, '''ijin = overhead cost'''.&lt;br /&gt;
[[Image:Arsitektur-ip-based-infrastructure.jpg|center|200px|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* '''kemandirian''', '''produsen''' - Saat ini, lebih dari 180 juta SIM card terjual, pengguna HP lebih dari 120 juta. Kalau satu HP rata-rata seharga Rp. 300.000,- maka uang investasi yang ada dalam orde &amp;gt; Rp. 30 trilyun. Perlu strategi agar:&lt;br /&gt;
** Mewajibkan Pabrikan HP dengan tingkat penjualan tertentu relokasi pabrik ke Indonesia.&lt;br /&gt;
** Atau memberikan insentif tambahan bagi HP yang berpabrik di Indonesia.&lt;br /&gt;
** Insentif tambahan bagi pabrikan HP untuk bekerjasama kurikulum teknologi HP di kampus-kampus untuk penyiapan SDM maupun mengembangan teknologi / apps.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* '''kemandirian''' - Tambahkan pada kebijakan [[Universal Service Obligation]] ([[USO]]) operator telekomunikasi agar men-zakat-kan akses [[Internet]] untuk sekolah di Indonesia. Saat ini ada sekitar 220.000 sekolah, 45+ juta siswa, 3 juta guru di Indonesia. Ada sekitar 60 juta pengguna Internet di Indonesia. Dengan zakat 220.000 sambungan [[Internet]] (&amp;lt; 0.5% akses) ke sekolah? Bukan mustahil kita melihat 45+ juta (&amp;gt;20%) bangsa Indonesia menjadi IT literate?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* '''kemandirian''' - kembangkan teknologi untuk komputer / laptop di bawah Rp. 1 juta, gunakan [[creative commons license]] pada disain teknologi tersebut untuk bisa digunakan secara bebas dan murah di sekolah-sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* '''swadaya''', '''produsen''' - Secara teknologi membuat &amp;amp; mengoperasikan [[sentral telepon]] &amp;amp; [[VoIP: ENUM untuk pengenalan nomor telepon di Internet Telepon | konfigurasi nomor +62]] sangat mudah, murah &amp;amp; sederhana sekali.&lt;br /&gt;
** Ijinkan rakyat untuk mengoperasikan [[sentral telepon]] sendiri berbasis [[SIP]].&lt;br /&gt;
** Ubah RFC di KEMKOMINFO agar [[VoIP: ENUM untuk pengenalan nomor telepon di Internet Telepon | memberikan alokasi kode area di bawah kode negara +62]] untuk rakyat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* '''swadaya''', '''produsen''' - Harga BTS Selular komersial Rp. 1.5-3M, harga [[OpenBTS]] dengan kemampuan yang sama sekitar Rp. 150 juta. Kebijakan agar rakyat dapat berkomunikasi dengan murah:&lt;br /&gt;
** Ijinkan rakyat untuk mengoperasikan [[OpenBTS]] sendiri.&lt;br /&gt;
** Beri alokasi kanal ([[ARFCN]]) no. 50, 611, 686, 711, 786, 836 dan bebaskan 3 [[ARFCN]] tambahan di band 900MHz untuk [[OpenBTS]] rakyat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* '''kemandirian''', '''produsen''' - pendidikan dan industri harus merupakan strategi yang terintegrasi dalam mempercepat penyebaran &amp;amp; perputaran ilmu pengetahuan yang membuat spin off terbangun-nya industri lokal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Image:Strategi-ip-infrastructure.jpg|center|200px|thumb]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* '''keamanan''' -  Penyalahgunaan dunia maya, sebetulnya cukup meresahkan, seperti, penipuan melalui Internet / SMS? spam SMS?. Saat ini rakyat bingung harus melapor kemana? Perlu memberdayakan aparat untuk dapat melakukan manouver yang lebih baik di dunia maya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Pranala Menarik==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [[Bersyukurlah Indonesia Miskin]]&lt;br /&gt;
* [[Sejarah Internet Indonesia:analisa strategi IT Indonesia | Analisa Strategi IT Indonesia]]&lt;br /&gt;
* [[Alternatif Strategi Industri IT Indonesia]]&lt;br /&gt;
* [[Statistik Kekuatan ICT Indonesia]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Rodin</name></author>
	</entry>
</feed>